Home News Gelombang dua meter berpotensi terjadi di Samudera Hindia barat Aceh selama 4 hari
News

Gelombang dua meter berpotensi terjadi di Samudera Hindia barat Aceh selama 4 hari

Share
BMKG : Cuaca ekstrem dan angin kencang masih akan terjadi di Aceh hingga akhir Agustus 2025
Ilustrasi gelombang tinggi. Foto Elshinta
Share

POPULARITAS.COM – Gelombang setinggi 2 meter, diperkirakan akan terjadi selama 4 hari di Samudera Hindia barat Aceh. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hal tersebut akan berlangsung pada tanggal 11-15 Mei 2024.

Prakirawan BMKG Maritim Belawan, Sumatera Utara, Margaretha R Simanjuntak dalam keterangannya mengatakan, gelombang setinggi dua meter akan berlangsung selama empat hari.

Ia menyebutkan daerah perlambatan kecepatan angin (konvergensi) terpantau memanjang dari Samudra Hindia barat Sumatra Barat (Sumbar) hingga barat Aceh, dan Selat Malaka.

Menurutnya, labilitas lokal kuat yang mendukung proses konvektif pada skala lokal terdapat di Aceh dan Sumatra Utara.

Kondisi angin di wilayah perairan Sumatera bagian utara pada umumnya bertiup dari arah timur hingga barat daya dengan kecepatan berkisar antara 2 – 20 knot.

Sementara Prakirawan BBMKG Wilayah I Medan Putri Diana Tarigan menyebutkan kondisi cuaca di Sumatera Utara pada Minggu (12/5) siang dan sore berpotensi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat.

Potensi hujan lebat dapat terjadi di wilayah Simalungun, Asahan, Karo, Toba, Samosir, Dairi, Pakpak Bharat, Humbang Hasundutan, Tapanuli Utara, Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara, Padang Lawas, Mandailing Natal, Nias Utara, Nias Selatan, Kota Gunung Sitoli dan sekitarnya

Pada malam hari, kata dia, berpotensi hujan lebat di Langkat, Binjai, Samosir, Toba, Karo, Humbang Hasundutan, Sibolga, Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Mandailing Natal dan sekitarnya.

“Waspada potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di sebagian wilayah pantai barat, lereng barat, pegunungan, dan sebagian lereng timur Sumatera Utara yang dapat menyebabkan banjir, longsor, serta bencana hidrometeorologis lainnya,” kata Putri Diana Tarigan dikutip dari laman Antara, Sabtu (11/5/2024) di Medan.

Share
Tulisan Terkait
News

Wagub Aceh Minta Kabupaten/Kota Perkuat Koordinasi dengan BWS dan BPJN

POPULARITAS.COM — Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah (Dek Fadh) meminta pemerintah kabupaten/kota memperkuat...

News

Bupati Pidie Alokasikan Anggaran Rp125,6 M Untuk Gaji Tenaga PPPK-PW

POPULARITAS.COM – Pemerintah Pidie, telah mengalokasikan anggaran dana sebesar ratusan miliar rupiah...

EdukasiNews

Peringati Hardikda Aceh, Rektor USK Tegaskan Pendidikan Bukan Hanya Mengejar Angka dan Prestasi

POPULARITAS.COM – Rektor Universitas Syiah Kuala (USK) Profesor Mirza Tabrani, mengingatkan agar pendidikan...

News

Serapan TKD Bencana Sangat Rendah, Bupati Pidie Jaya Murka

POPULARITAS.COM – Serapan anggaran recovery pasca bencana Hidrometeorologi Pidie Jaya bersumber dana...