POPULARITAS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berpotensi terjadi di sejumlah perairan Indonesia pada 7-10 Oktober 2026.
Tinggi gelombang diperkirakan mencapai 4 meter di beberapa wilayah, sehingga nelayan, operator kapal, dan masyarakat pesisir diminta meningkatkan kewaspadaan.
Pola angin di utara ekuator Indonesia umumnya bertiup dari Tenggara hingga Barat Daya dengan kecepatan 7-20 knot, sedangkan di selatan ekuator Indonesia bertiup dari Timur hingga Tenggara dengan kecepatan 8-25 knot. Kecepatan angin tertinggi terpantau di wilayah Samudra Hindia barat Kepulauan Mentawai hingga selatan Banten.
Untuk gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter berpeluang terjadi di perairan Samudra Hindia barat Aceh, Samudra Hindia barat Kepulauan Nias, Samudra Hindia selatan Jawa Barat, Samudra Hindia selatan Jawa Timur, Samudra Hindia selatan NTT, Samudra Pasifik utara Maluku, Samudra Pasifik utara Papua Barat Daya, Samudra Pasifik utara Papua Barat, dan Samudra Pasifik utara Papua .
BMKG juga memperingatkan potensi gelombang tinggi 2,5 hingga 4 meter yang berpeluang terjadi di perairan Samudra Hindia barat Bengkulu, Samudra Hindia barat Kepulauan Mentawai, Samudra Hindia barat Lampung, Samudra Hindia selatan Banten, Samudra Hindia selatan Jawa Tengah, Samudra Hindia selatan DI Yogyakarta, Samudra Hindia selatan Bali, Samudra Hindia selatan NTB.
Kondisi ini berisiko terhadap aktivitas pelayaran, terutama kapal nelayan, kapal tongkang, hingga kapal feri yang melintasi wilayah perairan terdampak.
BMKG mengimbau masyarakat, nelayan, dan pelaku transportasi laut untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca dan gelombang laut sebelum melakukan aktivitas di perairan guna menghindari risiko yang tidak diinginkan.









Leave a comment