Home Hukum Gunakan pengeras suara berlebihan saat ronda malam, delapan pemuda di Jawa Timur diamankan
HukumNews

Gunakan pengeras suara berlebihan saat ronda malam, delapan pemuda di Jawa Timur diamankan

Share
Barang bukti satu set pengeras suara untuk kegiatan SOTR (sahur on the road) yang disita sementara oleh polisi di Tulungagung, Selasa (11/4/2023) (ANTARA/HO - Humas Polres Tulungagung)
Share

POPULARITAS.COM – Aparat kepolisian di jajaran Resort Tulungagung, Jawa Timur mengamankan delapan orang pemuda yang menggelar kegiatan ronda malam penggugah sahur atau familiar disebut dengan istilah SOTR (sahur on the road), karena menggunakan pengeras suara berlebihan.

“Kami sudah peringatkan agar tidak ada yang menggelar SOTR menggunakan pengeras suara karena sangat mengganggu lingkungan. Jadi yang melanggar, kami lakukan pembinaan,” kata Kasi Humas Polres Tulungagung M Ansori, dikutip dari laman Antara, Selasa (11/4/2023).

Pembubaran kegiatan SOTR itu dilakukan aparat kepolisian saat patroli di wilayah Kecamatan Karangrejo, daerah pinggiran yang berbatasan dengan Kota Tulungagung.

Di wilayah ini, polisi mendapat aduan terkait adanya kegiatan ronda malam kelompok remaja menggunakan pengeras suara (sound system) dengan volume suara yang keras.

Menurut Ansori, kegiatan itu sangat mengganggu. Suara yang dihasilkan bunyi-bunyian serta lagu menggunakan pengeras suara membuat kesan gaduh lingkungan. Selain itu, volume yang memekakkan telinga juga membuat kaca-kaca rumah bergetar dan sebagian genting rumah warga berjatuhan.

Anshori mengingatkan membangunkan sahur bukannya dilarang. Namun harus dilakukan tanpa mengganggu warga lain.

“Selain mengamankan anak anak muda yang melakukan SOTR, juga mengamankan satu buah sepeda motor No Pol AG -5166-TU, satu buah gerobak dan satu set pengeras suara,” katanya.

Selanjutnya, delapan remaja yang terlibat kegiatan SOTR diminta membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya.

Sementara sound system yang digunakan untuk SOTR disita sementara agar tidak disalahgunakan lagi untuk kegiatan SOTR selama Ramadhan.

“Silahkan melakukan ronda sahur gunakan alat kentongan atau alat tradisional lainnya. Mari kita jaga kondusifitas dan kekhusyukan selama Bulan Suci Ramadhan 1444 H,” katanya.

Share
Tulisan Terkait
Pemkab Pidie telah alokasikan Rp16,8 miliar untuk tangani dampak bencana banjir 2025
News

Pemkab Pidie telah alokasikan Rp16,8 miliar untuk tangani dampak bencana banjir 2025

POPULARITAS.COM – Pemkab Pidie telah alokasikan anggaran Rp16,8 miliar. Danan itu, digunakan...

News

Bank Aceh dan PT Taspen perkuat kerja sama pengelolaan dana pensiun, Wagub : salurkan zakat lewat Baitul Mal

POPULARITAS.COM – Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, hadiri penandatanganan kerja sama antara Bank...

News

Warga Samadua Tolak Tambang, Koalisi: Izin Bukan Cek Kosong

POPULARITAS.COM – Ratusan warga di Kecamatan Samadua, Kabupaten Aceh Selatan menolak rencana ...

InternasionalNews

Awali Pidato di Forum ASEAN, Menteri Singapura Ucapkan Belasungkawa untuk Korban Gempa NTT

POPULARITAS.COM – Menteri Hukum sekaligus Menteri Dalam Negeri Kedua Singapura Edwin Tong...