Home News Hadapi Liga 1, Persiraja Segera Tentukan Kerangka Tim
NewsOlahraga

Hadapi Liga 1, Persiraja Segera Tentukan Kerangka Tim

Share
Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah memberikan bonus untuk pemain, pelatih, dan official Persiraja Banda Aceh karena sukses tembus ke Liga 1 musim mendatang | Foto: Biro Humas
Share

BANDA ACEH (popularitas.com) – Persiraja Banda Aceh pekan ini mulai bergerak untuk menatap musim kompetisi Liga 1 tahun 2020. Tim berjuluk Laskar Rencong ini akan menggelar rapat pengurus bersama jajaran pelatih tengah pekan ini.

Hal itu disampaikan Presiden klub Persiraja, Nazaruddin Dek Gam di Banda Aceh. “Kita sudah memanggil kembali pelatih Hendri Susilo untuk ke Banda Aceh, dan mulai menentukan langkah dan target tim Persiraja di Liga 1 2020,” kata pengusaha muda Aceh ini, Senin, 23 Desember 2019.

Baca: Verifikator PT LIB: Pekerjaan Besar Menanti Persiraja dan Dispora Aceh Benahi Stadion Harapan Bangsa

Persiapan digelar cepat sebelum awal tahun baru, karena Persiraja juga akan mengikuti Piala Presiden 2020 yang merupakan turnamen Pramusim bagi tim-tim Liga 1. Menurutnya Persiraja akan memanfaatkan ajang tersebut sebagai ajang ujicoba pemain asing dan pemain lokal baru yang akan didatangkan.

Baca: Plt Gubernur Aceh Dukung Finansial Persiraja Berlaga di Liga 1

Anggota Komisi III DPR RI ini juga mengatakan sudah mendapat tawaran sekitar 20 nama pemain asing dari agen-agen pemain. Menurutnya, Persiraja sebagai tim promosi, punya kualifikasi tersendiri dalam menentukan pemain asingnya menghadapi Liga 1 nanti.

“Pemain asing sudah kita kantongi nama-namanya, dalam minggu ini akan kita putuskan bersama tim pelatih Persiraja. Pemain asing yang dibutuhkan Persiraja adalah pemain yang punya hati untuk Persiraja, betah di Aceh dan mau bermain dengan apa adanya untuk Persiraja,” jelas Dek Gam di Banda Aceh.

Persiraja dipastikan akan bermarkas di Stadion Harapan Bangsa dalam kompetisi Liga 1 musim 2020. Terkait rencana penggunaan Stadion H. Dimurthala, menurut Dek Gam, hal itu tidak memungkinkan untuk tahun 2020 karena terlalu banyak hal yang harus dibenahi bila ingin menggunakan H. Dimurthala. (C-008)

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Tuding demo BEM UI untuk menjarah, Dokter Ayu dipecat dari Klinik First Care

POPULARITAS.COM – Manajemen Klinik First Care, akhirnya memberhentikan dr Ayu Bopha Devi...

News

Aroma kuah kari dan Shalawat Rasul untuk tanah Japakeh yang ingin bangkit

POPULARITAS.COM – Aroma kari menguar lebih dulu, jauh sebelum tenda-tenda itu tampak...

News

Dinilai tak layak, BGN tutup 2 ribu dapur MBG 

POPULARITAS.COM – Sebanyak lebih dari 2.000 dapur MBG di seluruh Indonesia, ditutup...

News

Komunitas pegiat sejarah dan budaya berduka, Piet Rusdi Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Aceh meninggal dunia

POPULARITAS.COM – Komunitas pegiat sejarah dan budaya Aceh, Piet Rusdi meninggal dunia....

Exit mobile version