POPULARITAS.COM – Pemerintah Aceh bersama Dinas Kesehatan Aceh mulai melakukan penyuntikan vaksin imunisasi campak kepada 15.125 para Tenaga Medis di Aceh guna mencegah penularan dari pasien.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Aceh, Ferdiyus, mengatakan penyuntikan imunisasi campak kepada para tenaga medis itu dilakukan berdasarkan SE Nomor HK.02.02/C/1837/2026 yang mewajibkan pemberian vaksinasi Campak-Rubela (MR) bagi tenaga medis, nakes, dan dokter internsip sebagai booster di fasilitas kesehatan
“Dengan adanya Vaksin ini, diharapkan para tenaga kesehatan mendapat imun lebih saat menjalankan tugas,” kata Ferdiyus dalam keterangan tertulisnya. Jumat (24/4/2026).
Selain itu, juga sebagai upaya untuk menghindari para tenaga medis tertular penyakit campak dari pasien. Terlebih Aceh menjadi salah satu daerah dengan kasus campak paling tinggi
Sebab, tenaga kesehatan menjadi salah satu kelompok rentan tertularnya penyakit campak dari pasien. Dikarenakan mereka dapat melayani pasien lebih dari delapan jam
Dengan adanya vaksinasi ini juga diharapkan dapat menjadi sosialisasi kepada masyarakat dan pasien, tentang penyakit berbahaya yang hanya bisa dicegah melalui imunisasi.
Adapun 15.125 tenaga kesehatan di Aceh yang menjadi sasaran pemberian imunisasi MR. Mereka terdiri dari Name 2.916, Nakes 11.943 orang, dokter umum internship 239 orang dan dokter gigi internship sebanyak 30 orang.
“Kasus campak di Aceh masih ditemukan, dan statusnya bisa KLB. Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi contoh,”harapnya.
Upaya memperkuat perlindungan tenaga kesehatan dari ancaman penyakit Campak mulai digencarkan di Aceh
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Aceh, Ferdiyus, menegaskan bahwa vaksinasi ini merupakan langkah strategis untuk melindungi garda terdepan layanan kesehatan dari risiko penularan.
Ferdius juga menambahkan, Imunisasi ini tidak hanya bertujuan melindungi nakes, tetapi juga menjadi contoh nyata bagi masyarakat tentang pentingnya vaksin dalam mencegah penyakit menular.

Leave a comment