Home News Jamaah umroh asal Aceh tiap tahun capai 30 ribu orang, sebagian besar berangkat dari Medan dan Kuala Lumpur
News

Jamaah umroh asal Aceh tiap tahun capai 30 ribu orang, sebagian besar berangkat dari Medan dan Kuala Lumpur

Share
Jamaah umroh asal Aceh tiap tahun capai 30 ribu orang, sebagian besar berangkat dari Medan dan Kuala Lumpur
Ketua Kesatuan Antar Travel Umroh dan Haji Aceh (KATUHA), Mahfud Ahmad Makam. FOTO : popularitas.com/Fauzan
Share

POPULARITAS.COM – Ketua Kesatuan Antar Travel Umroh dan Haji Aceh (KATUHA), Mahfud Ahmad Makam menyebutkan jumlah jamaah umrah asal Aceh setiap tahun mencapai 25.000 hingga 30.000 orang.

“Jamaah umrah Aceh itu berkisar antara 25.000 hingga 30.000 orang yang kami berangkatkan setiap tahun,” kata Mahfud Ahmad Makam di Pendopo Gubernur Aceh, Sabtu (22/11/2025).

Namun demikian, Mahfud menyebutkan pemberangkatan jamaah umrah ke Jeddah maupun Madinah masih dilakukan melalui berbagai bandara, tidak hanya dari Aceh, tetapi juga dari Medan, Kuala Lumpur, bahkan Hong Kong.

“Sangat sedih kita. Aceh daerah istimewa, Aceh punya bandara, tapi masyarakatnya malah berangkat dari bandara lain,” ujarnya.

Selain itu, Mahfud mengatakan pihaknya mendukung penuh rencana penerbangan maskapai baru bernama Serambi Aceh Mekah (SAM) Airline yang akan difokuskan untuk melayani penerbangan jamaah haji dan umrah asal Aceh.

Mahfud menegaskan pihaknya  memiliki semangat yang sama dengan Gubernur Aceh memberangkatkan jamaah umrah langsung dari Aceh melalui maskapai sendiri.

“Kita akan mendukung dan untuk memajukan rakyat aceh. Mudah-mudahan akan mengakomodir keinginan pak gubernur dengan baik dan memajukan Aceh bersama-sama,” ucapnya.

Mahfud menyebutkan pihaknya akan melakukan koordinasi dengan sejumlah travel untuk memastikan ketersediaan jamaah pada penerbangan perdana.

Meski demikian, Mahfud menekankan bahwa jika target Januari belum dapat terealisasi, pihaknya akan kembali melakukan pembahasan lanjutan dengan pemerintah daerah dan operator penerbangan.

Menurut Mahfud, kesiapan maskapai bukan menjadi kendala utama. Pesawat yang akan digunakan disebutnya telah tersedia, dan kini tinggal menunggu kesiapan jamaah serta kedatangan pesawat di Aceh.

“Sebagaimana keinginan Pak Gubernur, kita berharap penerbangan perdana bisa Januari 2026. Tapi tentu perlu kita sounding dulu dengan beberapa travel untuk memenuhi seat penerbangan pertama itu,” pungkasnya.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Dinas PUPR Pidie belum serahkan dokumen proyek paska bencana Rp10 miliar untuk di lelang

POPULARITAS.COM – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pidie, hingga akan...

EdukasiNews

Terima Audiensi LLDIKTI, Wagub Fadhlullah Dorong Penguatan SDM dan Kolaborasi dengan PTS

POPULARITAS.COM – Pemerintah Aceh menegaskan bahwa peningkatan kualitas SDM merupakan kunci kemajuan...

News

Pascamutasi, Dinas “Basah” di Pidie Masih Lowong Pimpinan

POPULARITAS.COM – Bupati Pidie, Sarjani Abdullah, merombak 45  pejabat tingkat eselon II,...

News

Ketua DPR Aceh Zulfadhli hadiri peringatan HUT ke-24 Kabupaten Nagan Raya

POPULARITAS.COM – Ketua DPR Aceh Zulfadhli, Minggu 19 Juli 2026 malam, hadiri...

Exit mobile version