Home News JK diminta kembalikan jabatan Ketua PMI Banda Aceh ke Dedi
News

JK diminta kembalikan jabatan Ketua PMI Banda Aceh ke Dedi

Share
JK diminta kembalikan jabatan Ketua PMI Banda Aceh ke Dedi
Jusuf Kalla memberi keterangan kepada wartawan di Markas PMI Aceh, Selasa (29/12/2020). (Muhammad Fadhil/popularitas.com)
Share

POPULARITAS.COM – Teka-teki isu dugaan penjualan darah yang dilakukan oleh ketua PMI Banda Aceh saat itu ke UDD PMI Kabupaten Tangerang yang berujung kepada pembekuan Dedi Sumardi Nurdin sebagai ketua organisasi kemanusiaan itu terjawab sudah.

Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Joko Krisdiyanto melalui Kasatreskrim Kompol M Ryan Citra Yudha dalam konferensi pers, Jumat (26/8/2022) mengatakan, pihaknya sudah melakukan penyelidikan dan pendalaman terkait kasus tersebut selama empat bulan terakhir.

Dari hasil penyelidikan tersebut, kata Ryan, pihaknya tidak menemukan adanya indikasi perbuatan melawan hukum atau tindak pidana dalam kasus tersebut.

Setidaknya ada 32 orang saksi yang diperiksa oleh penyidik Polresta Banda Aceh secara maraton, baru kemudian disimpulkan tidak adanya pelanggaran hukum yang dilakukan oleh Dedi Sumardi Nurdin.

Dengan dipublikasinya hasil penyelidikan oleh polisi selama ini, maka terjawab semua keresahan masyarakat Aceh terkait isu penjualan darah itu tidak benar adanya alias tidak ada transaksi jual beli darah.

Ketua Badan Kehormatan Dewan (BKD) DPR Aceh, Sulaiman yang juga tokoh masyarakat Aceh Besar meminta kepada Ketua Umum PMI Pusat HM Jusuf Kalla atau akrab disapa JK agar mengembalikan jabatan ketua PMI Banda Aceh kepada Dedi Sumardi Nurdin.

“Saya berharap agar pak JK mengembalikan jabatan ketua PMI Banda Aceh kepada adinda Dedi. Semua sudah jelas, apa yang dituding selama ini terkait dugaan penjualan darah sudah terjawab, bahwa tidak ada praktik jual beli darah, maka Pak JK perlu segera mengeluarkan surat pengembalian jabatan ketua PMI Aceh kepada Dedi Sumardi,” ujar Sulaiman.

Menurut politikus Partai Aceh itu, penyerahan kembali jabatan ketua PMI Kota Banda Aceh kepada Dedi Sumardi Nurdin juga bentuk dari pemulihan nama baik yang bersangkutan.

“Polisi sudah bekerja maksimal, dari segala lini polisi sudah bekerja, namun polisi tidak menemukan adanya pelanggaran hukum pada kasus tersebut sehingga penyelidikan kasus dugaan jual beli darah dihentikan. Maka sudah sangat wajar Pak JK memulihkan nama baik Dedi Sumardi dengan menunjuk kembali dia sebagai Ketua PMI Banda Aceh,” katanya.

Sulaiman juga menyampaikan, pengembalian jabatan ketua PMI Kota Banda Aceh kepada Dedi Sumardi Nurdin adalah salah satu bentuk pembuktian kepada publik bahwa PMI tidak melakukan hal-hal yang dilarang dalam undang-undang.

“Dengan kembalinya jabatan itu kepada Dedi, sama halnya mengembalikan kepercayaan publik kepada lembaga PMI yang selama ini mungkin sudah tergesek akibat issu dugaan jual beli darah ke Tangerang,” tutupnya.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
EkonomiNews

Misi Dagang Aceh-Jatim Catat Transaksi Rp1,079 Triliun

POPULARITAS.COM  – Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah (Dek Fadh) menyambut baik pelaksanaan misi...

InternasionalNews

Eksekusi Mati Pezina di Tanah Suci, Hubungan Saudi dan Bangladesh Memanas

POPULARITAS.COM –  Hubungan bilateral Bangladesh dan Kerajaan Arab Saudi tengah diuji. Baru-baru...

News

Satgas PRR Aceh Paparkan Progres Pemulihan Pascabencana di Berbagai Sektor Strategis

POPULARITAS.COM –  Pemerintah menegaskan akan terus mengoptimalkan upaya percepatan pemulihan Aceh pascabencana...

News

3 Hal yang Disampaikan Sekjen PBB Saat Bertemu Prabowo

POPULARITAS.COM – Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)...