POPULARITAS.COM – Ketua DPR Aceh Zulfadhli dan Kepala Baitul Mal Aceh M Yunus, serahkan bantuan bagi korban bencana banjir dan tanah longsor di Pidie Jaya. Bantuan berapa perlengkapan untuk rumah tangga dan alat-alat pembersihan rumah itu, diterima oleh Wakil Bupati Hasan Basri, Minggu (21/12/2025)
Ratusan alat-alat tersebut, diantaranya, angkong sorong atau grek, sekop, kasur, genset, mesin air, dan juga perlengkapan ibadah, seperti sajadah, mukena, dan lainnya.
Ketua DPR Aceh Zulfadhli dalam keterangannya mengatakan bahwa, pihaknya memilih serahkan bantuan berupa alat-alat tersebut, demi memudahkan masyarakat untuk membersihkan rumah atau fasilitas mushola di kampung masing-masing.
Sebagai contoh, kita bantu angkong sorong, sekop, dan cangkul, peralatan ini bisa digunakan warga untuk membersihkan sisa-sisa dirumahnya masing-masing. Pun begitu, kita bantu mesin air, agar warga bisa memakai alat itu untuk memompa air guna bersihkan tempat tinggalnya.
Tidak itu saja, kita juga bantu masyarakat berupa genset agar mesin-masin air yang kita bantu bisa digerakkan. Kemudian, kita juga berikan sumbangan kasur, demi warga terdampak bencana bisa tidur dengan nyaman dan tidak beralaskan seadanya.
Harapan kita, sumbangan kecil ini bisa membantu warga. Tentu, apa yang kita bantu ini tidak serta merta mengembalikan apa yang telah hilang ditelan bencana. “Ini hanya bantuan kecil, harapan kita bisa berguna dan dapat bermanfaat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Baitul Mal Aceh M Yunus menambahkan, bantuan yang diberikan pihaknya berasal dari pos anggaran baitul mal yang bersumber dari infak yang peruntukkan sesuai dengan arahan Gubernur Aceh Muzakir Manaf.
Di Pidie Jaya, pihaknya memilih serahkan bantuan bukan berbentuk sembako. Hal itu disebabkan di wilayah ini, logistik kebutuhan bahan pokok sudah mencukupi. Nah, jadi pihaknya memilih barang-barang tersebut didasarkan apa yang jadi kebutuhan masyarakat disini.
Baitul Mal Aceh sendiri, sambungnya lagi, akan menyerahkan bantuan secara menyeluruh di 18 kabupaten dan kota yang terdampak bencana di Aceh, demikian Abon Yunus karib pria itu disapa.

Leave a comment