Home News KPK di Aceh, Nova Ingatkan Pengelola Dana Bansos Covid Hati-hati
News

KPK di Aceh, Nova Ingatkan Pengelola Dana Bansos Covid Hati-hati

Share
Gubernur Aceh, Nova Iriansyah. (ist)
Share

Gubernur Aceh Nova Iriansyah mengingatkan bagi pengelola dana Bansos Covid-19 harus hati-hati dalam mengelolanya. Menurutnya, sejak awal Covid-19, pihaknya sudah mempunyai komitmen untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan anggaran bansos.

“Bansos sebenarnya di awal Covid kita sudah punya komitmen yang pertama hati-hati terhadap pengelolaan bansos, dan yang paling penting sebenarnya pencegahan,” kata Nova Iriansyah, Rabu (9/12/2020).

Kata dia, saat ini lembaga anti rasuah KPK Divisi Pencegahan sudah berada di Aceh. “Kayaknya sekarang KPK divisi pencegahan sudah tiga hari di Aceh,”

“Jadi skema pencegahan sekarang sedang kita perkuat kerjasama KPK, BPKP, kejaksaan sama inspektorat. Seeprtinya konsensus-konsensus  tentang pencegahan jauh lebih konsen kita memeprkuatnya,” lanjut Nova.

Ia juga mengusulkan kepada KPK untuk memperkuat civil society tentang pencegahan penyalahgunaan anggaran.

“Jadi civil society selama ini urusam itu lebih konsen membantu penindakan. Yang penting lembaga-lembaga atau komunitas civil society itu kita perbanyak,” ucapnya.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
InternasionalNews

Demo Guru di Meksiko Jelang Piala Dunia: Urusan Kami Lebih Penting dari Sepak Bola

POPULARITAS.COM – Jelang dimulainya Piala Dunia 2026, situasi di ibu kota Meksiko...

News

BMKG: Aceh Masih Berpotensi Dilanda Hujan Lebat hingga Angin Kencang

POPULARITAS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I...

InternasionalNews

Kebakaran Hotel Tewaskan 21 Orang di India, Mayoritas Warga Asing

POPULARITAS.COM – Kebakaran hebat melanda sebuah hotel di New Delhi pada Rabu...

News

Dolar AS Menguat, Harga Obat Naik hingga 10 Persen

POPULARITAS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kembali tertekan hingga...

Exit mobile version