Home News Legislator Peru ajukan mosi makzulkan Presiden Pedro Castillo
News

Legislator Peru ajukan mosi makzulkan Presiden Pedro Castillo

Share
Seorang pengunjuk rasa berpartispasi dalam sebuah protes menuntut pengunduran diri Presiden Peru terpilih Pedro Castillo di Lima, Peru, Minggu (15/8/2021). REUTERS/Sebastian Castaneda/hp/cfo (REUTERS/SEBASTIAN CASTANEDA)
Share

POPULARITAS.COM – Sejumlah anggota parlemen kubu oposisi di Peru mengajukan mosi di Kongres pada Kamis (25/11/2021) untuk melengserkan Presiden sayap kiri, Pedro Castillo.

Sebanyak 28 legislator, termasuk dari partai calon presiden sayap kanan Keiko Fujimori yang kalah tipis, menandatangani mosi yang menyebutkan “ketidakmampuan moral” untuk memerintah.

Upaya pelengseran itu akan menjalani pemungutan suara di Kongres yang belum dijadwalkan.

Untuk memulai proses pemakzulan dibutuhkan sebanyak 52 suara dari 130 anggota parlemen.

Pendukung Castillo tidak menanggapi permintaan komentar, tetapi presiden dalam pidatonya di wilayah Andes, Jauja, mengatakan dia tidak khawatir.

“Saya tidak khawatir dengan kegaduhan politik karena rakyatlah yang telah memilih saya, bukan para mafia atau koruptor,” kata Castillo tanpa menyebut langsung mosi tersebut, Jumat (26/11/2021).

“Saya tenang saja,” tambah Presiden.

Pemungutan suara terakhir akan membutuhkan 87 suara untuk menggulingkan Castillo yang berkuasa pada Juli.

Popularitas Castillo berkurang termasuk di partainya sendiri, Marxist Free Peru, di tengah serangkaian protes pertambangan dan skandal yang menimpa beberapa menteri dan penasihat utama.

Potensi pemakzulan, meski belum mendapat daya tarik, telah membayangi pemerintahan Castillo.

Kongres Peru, yang umumnya condong ke kanan, memiliki sejarah pemakzulan yang kontroversial.

Kantor kejaksaan anti korupsi baru-baru ini meluncurkan penyelidikan terhadap penasihat utama presiden, Bruno Pacheco, dan menemukan 20.000 dolar AS (Rp285 juta) di kamar mandi pada kantor pemerintahnya dalam kegiatan penggerebekan.

Pacheco, yang membantah melakukan kesalahan, telah mengundurkan diri pekan lalu.

Peru, produsen tembaga terbesar kedua di dunia, telah memiliki lima presiden sejak 2016.

Sumber: Reuters

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
HeadlineNewsSepakbola

Torres Antar Spanyol Juara Dunia 2026

POPULARITAS.COM – Kesabaran, disiplin, dan kecerdasan taktik akhirnya membawa Spanyol kembali ke...

InternasionalNews

AS Cabut Larangan TikTok di Perangkat Pemerintah setelah Restrukturisasi

POPULARITAS.COM – Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) menyatakan, aturan yang mewajibkan penghapusan...

EkonomiNews

Bertemu Menlu Wang Yi, Menko Airlangga Dorong Kemitraan Strategis hingga Investasi Hijau

POPULARITAS.COM – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto menggelar pertemuan...

InsfrastrukturNews

Pemerintah Aceh Percepat Kegiatan Tambahan TKD Pemulihan Pascabencana Hidrometeorologi

POPULARITAS.COM – Pemerintah Aceh terus mempercepat pelaksanaan kegiatan Tambahan Transfer ke Daerah...