POPULARITAS.COM – Anggota legislatif DPRK Pidie Jaya, Teuku Guntara kritik Kepala Bappeda Muhalil terkait dengan pelaksanaan Musrenbangcam 2025. Menurutnya, kegiatan yang hanya dilangsungkan di dua kecamatan tersebut, dipastikan tidak dapat menyerap aspirasi masyarakat.
Kritikan itu disampaikan oleh Teuku Guntara lewat keterangannya kepada popularitas.com, Jumat (21/2/2025). “Memang secara aturan dibenarkan. Tapi, alangkah baiknya dapat dilaksanakan di seluruh kecamatan,” katanya.
Bappeda Pidie Jaya sendiri, selenggarakan Musrenbangcam 2025 di dua kecamatan, yakni di Bandar Dua dan Trienggadeng. Pada acara itu, lembaga itu hanya menghadirkan perwakilan-perwakilan kecamatan, namun tidak seluruh kepala daerah atau keuchik dihadirkan.
Guntara melanjutkan, Musrenbangcam merupakan sarana penting untuk merumuskan aspirasi dan usulan masyarakat untuk pembangunan. Karna itu, partispasi seluruh warga harus terpenuhi agar keadilan pembangunan dapat tercapai.
Apalagi, sambungnya kemudian, Musrenbangcam ini kan menjadi acuan dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Pidie Jaya 2026. Karna itu, penting melibatkan semua pihak, terutama masyarakat. “Kita khawatir, jika tidak semua pihak dan stakeholder terkait dilibatkan, banyak aspirasi warga yang tidak tertampung,” paparnya.









Leave a comment