Home Ekonomi MaTA Desak Pertamina Buka Data Pasokan BBM ke SPBU Secara Transparan
EkonomiNews

MaTA Desak Pertamina Buka Data Pasokan BBM ke SPBU Secara Transparan

Share
LSM Antikorupsi MaTA duga ada kebocoran pada retribusi alat berat di Pidie Jaya
Koordinator Masyarakat Tranparansi Aceh (MaTA) Alfian. Foto : Ist
Share

POPULARITAS.COM – Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA) mendesak Pertamina meningkatkan transparansi tata kelola distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Aceh dengan membuka informasi mengenai jadwal dan volume pasokan BBM ke setiap stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Koordinator MaTA, Alfian, mengatakan keterbukaan informasi tersebut penting untuk memberikan kepastian kepada masyarakat yang selama ini kerap menghadapi antrean panjang di sejumlah SPBU. Menurutnya, langkah itu juga dapat memperkuat pengawasan publik terhadap distribusi BBM.

“Pertamina seharusnya membuat semacam platform atau pusat informasi yang memuat jadwal pengiriman BBM ke setiap SPBU, berapa volume yang dipasok, serta jenis BBM yang dikirim. Informasi itu penting agar tata kelola distribusi lebih transparan dan mencegah permainan di tingkat SPBU,” kata Alfian, Jumat (17/7/2026).

Ia menilai selama ini masyarakat tidak memiliki akses terhadap informasi mengenai jumlah maupun jadwal pasokan BBM ke SPBU. Akibatnya, masyarakat kesulitan mengetahui kapan stok kembali tersedia dan tidak dapat melakukan pengawasan terhadap proses distribusi.

“Kalau informasi itu dibuka, publik juga bisa ikut mengawasi. Jika Pertamina benar-benar serius memperbaiki tata kelola distribusi BBM, transparansi seperti ini harus diwujudkan,” ujarnya.

Alfian juga menegaskan persoalan antrean panjang BBM telah menjadi isu pelayanan publik yang menjadi tanggung jawab Pertamina sebagai penyedia utama BBM. Karena itu, menurutnya, masyarakat memiliki hak untuk menuntut perbaikan layanan apabila kesulitan memperoleh BBM terus berulang.

“Pertamina harus bertanggung jawab. Kalau ada warga negara yang menggugat Pertamina karena pelayanan distribusi BBM tidak berjalan sebagaimana mestinya, itu sah karena menyangkut pelayanan yang disediakan negara,” katanya.

Menurut Alfian, antrean panjang yang terus berulang menunjukkan sistem distribusi BBM di Aceh belum berjalan optimal dan bertentangan dengan upaya pemerintah meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Negara seharusnya mampu memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Sulit rasanya berbicara tentang Indonesia Emas jika masyarakat masih harus mengantre berjam-jam hanya untuk mendapatkan BBM,” ujarnya.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
NewsSepakbola

Mario Kempes: Tidak Ada Favorit antara Spanyol dan Argentina

POPULARITAS.COM – Legenda sepak bola Argentina, Mario Kempes, berbicara tentang pertandingan final...

EkonomiNews

Ditopang 23% Sektor Usaha Berkelanjutan, Kinerja Pembiayaan BSI Solid

POPULARITAS.COM –  Kinerja pembiayaan PT Bank Syariah Indonesia (persero) Tbk (BSI) pada...

EdukasiNews

Dua Sekolah di Banda Aceh Sabet Juara Umum FSBN 2026

POPULARITAS.COM – Dua sekolah asal Kota Banda Aceh meraih predikat juara umum...

KesehatanNews

Rumah Nyaman Sumber Kesehatan Mental Anak

POPULARITAS.COM – Kesehatan mental anak tidak terbentuk begitu saja. Selain dipengaruhi oleh...