Home News Narendra Modi Panggil Dewan India Terkait UU Diskriminasi Muslim
News

Narendra Modi Panggil Dewan India Terkait UU Diskriminasi Muslim

Share
Demonstran menyerukan slogan saat aksi protes menentang uu kewarganegaraan baru di Jafrabad, wilayah Delhi, India, Jumat (20/12/2019).REUTERS/Danish Siddiqui/pd/djo (REUTERS/DANISH SIDDIQUI)
Share

NEW DELHI (popularitas.com) – Perdana Menteri India Narendra Modi menggelar pertemuan dengan dewan menteri pada Sabtu, untuk membahas situasi keamanan di negara tersebut, menyusul sejumlah protes terhadap undang-undang kewarganegaraan yang kontroversial, demikian dikatakan dua sumber pemerintah.

Setidaknya 14 orang telah terbunuh dalam bentrokan antara kepolisian dengan para pemrotes sejak parlemen India menyetujui undang-undang kewarganegaraan yang kontroversial.

Para kritik menyebut undang-undang tersebut mendiskriminasi umat Muslim dan mengacaukan konstitusi sekuler negara itu.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, bentrokan meletus antara ribuan pengunjuk rasa dan polisi di New Delhi dalam protes yang menentang UU baru yang menghalangi umat Islam dari negara-negara tetangga untuk memperoleh kewarganegaraan India.

Pemerintah yang dipimpin PM Narendra Modi mengatakan UU tersebut akan menyelamatkan minoritas agama seperti Hindu dan Kristen dari penganiayaan di negara tetangga Bangladesh, Pakistan, dan Afganistan, dengan menawarkan kepemilikan kewarganegaraan India kepada mereka.

Namun, undang-undang tersebut tidak berlaku untuk Muslim.

UU Kewarganegaraan dibuat menyusul pencabutan status khusus wilayah Kashmir yang memiliki mayoritas penduduk Muslim, dan putusan pengadilan yang membuka jalan bagi pembangunan kuil Hindu di lokasi masjid yang dihancurkan oleh para pengikut Hindu yang fanatik.

Kemarahan terhadap pemerintah dalam satu minggu terakhir dipicu oleh tuduhan a, kebrutalan polisi di Universitas Jamia Millia Islamia pada Minggu (15/12), ketika petugas memasuki kampus dan menembakkan gas air mata untuk membubarkan protes.* (ANT)

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
KesehatanNews

Kemenkes Ingatkan Bahaya Asap Karhutla, Anak-anak dan Ibu Hamil Rentan Terdampak

POPULARITAS.COM – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengingatkan masyarakat di wilayah terdampak kebakaran hutan...

NewsSepakbola

Persiraja Ditahan Imbang di Kandang

POPULARITAS.COM – Persiraja Banda Aceh harus puas berbagi poin setelah bermain imbang...

News

Sekjen PBB António Guterres Tiba di Indonesia untuk Bahas Isu Global

POPULARITAS.COM – Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (Sekjen PBB), António Guterres, tiba di...

News

Soroti Polemik Jilbab di Azerbaijan, Pengamat Ungkap Potensi Ekonomi Busana Muslim

POPULARITAS.COM – Industri jilbab dan busana Muslim atau modest fashion dinilai memiliki...