Home News Panik atas pernyataan Menteri ESDM, warga Aceh Tengah Serbu SPBU
News

Panik atas pernyataan Menteri ESDM, warga Aceh Tengah Serbu SPBU

Share
Panik atas pernyataan Menteri ESDM, warga Aceh Tengah Serbu SPBU
Masyarakat Kabupaten Aceh Tengah ramai-ramai antre di sejumlah SPBU. FOTO : Tangkapan layar /Popularitas.com
Share

POPULARITAS.COM – Sejumlah SPBU di Kabupaten Aceh Tengah diserbu masyarakat. Akibatnya, antrean panjang kendaraan tak terhindarkan di sejumlah titik pengisian bahan bakar minyak (BBM).

Tak hanya SPBU, sejumlah pertamini di pinggiran jalan turut dipadati pembeli. Kondisi tersebut membuat situasi di wilayah Kabupaten Aceh Tengah sempat menjadi tidak terkendali.

Peristiwa ini terjadi setelah pernyataan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, yang menyebutkan bahwa stok BBM nasional mencukupi untuk 20 hari ke depan.

Menangapi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tengah memastikan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk wilayah distribusi Depot Lhokseumawe, termasuk Kabupaten Aceh Tengah, berada dalam posisi aman menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H.

“Terkait dengan kesedian BBM berdasarkan informasi dari PT Pertamina Patraniaga dalam kondisi aman,” kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Mustafa Kamal, Rabu (5/3/2026).

Mustafa juga menyampaikan bahwa saat ini terdapat kapal tanker yang baru sandar membawa pasokan BBM guna memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Berdasarkan data terbaru dari Depot Lhokseumawe, ketersediaan stok BBM saat ini meliputi Pertamax sebanyak 1.340.000 liter, Pertalite 4.360.000 liter, dan Solar 2.300.000 liter.

Mustafa mengimbau agar warga tetap tenang dan melakukan pembelian secara wajar. Dia juga meminta masyarakat Aceh Tengah tidak perlu melakukan pembelian panik. 

“Pertamina sudah menjamin distribusi dilakukan setiap hari. Pembelian secara berlebihan justru dapat memicu antrean panjang yang tidak perlu di lapangan,” tegasnya.

Mustafa mengingatkan bahwa tindakan pembelian panik justru akan merugikan masyarakat sendiri karena memicu antrean panjang dan mengganggu kenyamanan umum

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
InternasionalNews

Eksekusi Mati Pezina di Tanah Suci, Hubungan Saudi dan Bangladesh Memanas

POPULARITAS.COM –  Hubungan bilateral Bangladesh dan Kerajaan Arab Saudi tengah diuji. Baru-baru...

News

Satgas PRR Aceh Paparkan Progres Pemulihan Pascabencana di Berbagai Sektor Strategis

POPULARITAS.COM –  Pemerintah menegaskan akan terus mengoptimalkan upaya percepatan pemulihan Aceh pascabencana...

News

3 Hal yang Disampaikan Sekjen PBB Saat Bertemu Prabowo

POPULARITAS.COM – Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)...

EkonomiNews

BPMA Bidik Pengembangan Potensi Gas di Blok Singkil dan Meulaboh

POPULARITAS.COM – Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) mendorong percepatan evaluasi potensi gas...

Exit mobile version