POPULARITAS.COM – Bupati Pidie, Sarjani Abdullah, merombak 45 pejabat tingkat eselon II, III dan IV di lingkungan pemerintah setempat, pada Senin 20 Juli 2026, sore.
Dalam perombakan kabinet itu ia mempermak 18 kursi eselon II, Dengan rincian lima diantaranya merupakan pejabat promosi usai lulus seleksi JPT, empat pengukuhan kembali di intasi semula dan bongkar pasang sembilan jabatan.
Kendati mutasi jabatan itu telah dilaksanakan, namun terdapat tiga SKPK yaitu BPBD, serta dua dinas “basah” yakni Disdikbud dan PUPR yang selama ini lowong jabatan kepala tetap dibiarkan kosong.
SKPK moncer dalam pengelolaan anggaran itu tetap dijabat oleh Pelaksana tugas (Plt) maupun Pelaksana harian (Plh) kepala dinas.
Selain itu, hasil mutasi Senin 20 Juli 2026 kemarin juga membuat satu SKPK lainnya lainnya yaitu DPMPTSP mengalami kekosongan usai Efendi dimutasi sebagai Staf Ahli.
Total Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pidie yang kosong jabatan pimpinan itu berjumlah empat.
Kepala Badan Kepegawaian, Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pidie, Muhammad Harris saat dikonfirmasi popularitas.com membenarkan, SKPK-SKPK tersebut saat ini dalam kondisi lowong kepala dinas.
“Iya,” jawab Muhammad Harris, Selasa (21/7/2026)
Nahkoda teranyar BKPSDM yang dilantik Senin kemarin itu mengaku akan mempelajari terlebih dahulu mekanismenya.
Baca juga : https://popularitas.com/berita/bongkar-pasang-kepala-skpk-pidie-oleh-sarjani/
Sebelumnya diberitakan, Bupati Pidie, Sarjani Abdullah, merombak sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) setempat, Senin (20/7/2026).
Utak-atik pejabat ala Sarjani Abdullah dilakukan dalam mutasi pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Pidie yang menyasar 45 pejabat eselon II, III dan IV, bertempat di oproom, pada Senin (20/7/2026).
Dalam mutasi itu, bupati mencopot Isnaini dari jabatan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) yang sudah diduduki sejak tahun 2022 lalu, dan ditempatkan sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) setempat.
Kursi empuk SKPK “pengatur” program-program pembangunan daerah itu kemudian Sarjani serahkan ke Edi Saputra yang sebelumnya menduduki jabatan Kepala Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olah Raga (Disparpora).







Leave a comment