Home Hukum Petani Nyambi Jadi Bandar Ganja Dibekuk Polisi
HukumNews

Petani Nyambi Jadi Bandar Ganja Dibekuk Polisi

Share
Share

POPULARITAS.COM – Personel Satresnarkoba Polres Gayo Lues berhasil membekuk seorang pemuda berinisial S (22) pemilik ganja kering sebanyak 62 kilogram.

Penangkapan pemilik ganja kering itu yang berprofesi sebagai petani dilakukan di Dusun Lah, Gampong Pining Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues, Sabtu (31/3/2018).

Direktur Ditresnarkoba Polda Aceh, Kombes Pol Agus Sartijo mengatakan, penangkapan petani yang nyambi menjadi pengedar ganja itu berdasarkan laporan dari masyarakat. Setelah dilakukan penyelidikan, petugas berhasil menangkap pelaku beserta barang bukti.

“Berawal dari informasi masyarakat bahwa ada seseorang menyimpan ganja di salah satu rumah warga, maka petugas langsung melakukan penyelidikan dan berhasil membekuk pemiliknya,” kata Kombes Pol Sartijo, Senin (2/4) di Banda Aceh.

Adapun barang bukti yang berhasil disita oleh petugas 5 karung plastik berisikan 62 bal ganja dengan total berat keseluruhan 62 kilogram. Selain itu, satu kantong plastik warna biru yang berisikan biji ganja dengan berat 2 kilogram.

“Barang bukti dan tersangka dibawa ke Mapolres Gayo Lues untuk penyelidikan lebih lanjut,” jelasnya.[acl]

Share
Tulisan Terkait
Bank Aceh serahkan zakat perusahaan tahun buku 2025 Rp11,95 miliar ke Baitul Mal
News

Bank Aceh serahkan zakat perusahaan tahun buku 2025 Rp11,95 miliar ke Baitul Mal

POPULARITAS.COM – Baitul Mal Aceh (BMA), terima zakat perusahaan senilai Rp11,947 miliar....

News

Kemenlu Pastikan Seluruh WNI di Nepal Selamat dari Banjir Bandang

POPULARITAS.COM- Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI memastikan seluruh warga negara Indonesia (WNI)...

News

Perkuat Kolaborasi Pengawasan Penyiaran, KPIA Temui Plt Sekda Aceh

POPULARITAS.COM  – Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Daerah Aceh, Taufik, didampingi Asisten Administrasi...

News

Menhan : Bantuan Jepang Padamkan Karhutla adalah Kerja Sama Pertahanan

POPULARITAS.COM – Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin menjelaskan bantuan Jepang terhadap pemadaman...