Home Hukum PKS ogah calonkan Anies Baswedan di Pilkada Jakarta
Hukum

PKS ogah calonkan Anies Baswedan di Pilkada Jakarta

Share
Anies akan didukung oleh PDIP jadi Cagub Jakarta jika jadi kader
Anies Baswedan. (ANTARA)
Share

POPULARITAS.COM – Santer bahwa PKS akan ajukan Anies Baswedan sebagai calon Gubernur Jakarta pada Pilkada November 2024 mendatang, terjawab sudah. Partai pemenang Pileg di daerah khusus tersebut, menyatakan akan mencalonkan kadernya sendiri.

Hal tersebut disampaikan oleh Juru Bicara PKS, Ahmad Mabruri dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (23/6/2024).

Dia menyebutkan bahwa, DPP PKS telah sepakat mengajukan nama Sohibul Iman, untuk diusung pada Pilkada Jakarta. “Kandidata yang kami usung adalah kader sendiri, yakni Wakil Ketua Majelis Syuro Mohammad Sohibul Iman,” katanya dikutip dari beritasatu.com– jaringan popularitas.com

Menurut Mabruri, Sohibul Iman merupakan figur yang memiliki integritas dan kapasitas yang mumpuni. Sohibul Iman pernah memimpin PKS pada periode 2015-2020. Di bawah kepemimpinannya, PKS mengalami peningkatan suara dan kursi secara signifikan dari 8,46 juta suara (6,77%) pada 2014 menjadi 11,49 juta suara (8,21%) pada 2019, atau meningkat dari 40 kursi pada 2014 menjadi 50 kursi pada 2019.

“Artinya beliau memiliki kepemimpinan yang teruji dalam membawa PKS naik kelas. Beliau juga memiliki jejak yang panjang di dunia politik, terpilih tiga kali menjadi Anggota DPR pada periode 2009-2014, periode 2014-2019, dan periode 2024-2029 dan sempat memimpin DPR sebagai wakil ketua DPR,” terang dia.

Sebelum terjun di dunia politik, Sohibul Iman juga dikenal sebagai seorang teknokrat dan cendekiawan muslim. Dia lama berkecimpung dalam bidang teknologi di Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Kemenristek. Sohibul juga pernah memimpin Universitas Paramadina sebagai rektor, dan memimpin berbagai lembaga nirlaba yang fokus pada pengembangan inovasi, teknologi, dan sumber daya manusia strategis.

“Pak Sohibul Iman ini figur yang tepat untuk memimpin Jakarta. Beliau adalah perpaduan antara seorang birokrat yang handal, politisi yang mumpuni, dan intelektual yang disegani di dunia pendidikan,” pungkas Mabruri.

Share
Tulisan Terkait
HukumNews

KPK Bakal Buka Penyidikan Baru Kembangkan Penerimaan Amplop Menhut Raja Juli

POPULARITAS.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang mengembangkan penyidikan terkait dugaan...

Hukum

Polisi tangkap ‘oknum polisi’ kasus perampokan toko emas di Aceh Selatan, satu pucuk senjata api laras panjang diamankan

POPULARITAS.COM – Polres Aceh Selatan dan Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Aceh berhasil...

Hukum

Bahas revisi UUPA, Ketua DPRA Zulfadhli temui Menko Yusril Ihza Mahendra

POPULARITAS.COM – Ketua DPR Aceh Zulfadhli, Jumat 17 Juli 2026, temui Menteri...

HukumNews

Lembaga Wali Nanggroe Evaluasi Implementasi MoU Helsinki

POPULARITAS.COM – Lembaga Wali Nanggroe (LWN) bersama Fakultas Hukum Universitas Samudra (Unsam)...

Exit mobile version