Home News Presiden Pastikan Bansos Berlanjut Tahun Depan
News

Presiden Pastikan Bansos Berlanjut Tahun Depan

Share
Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo bersama Menteri BUMN, Erick Thohir, Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah beserta Forkopimda Aceh pada saat mengikuti video converence bersama Bupati/Walikota, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah, unsur perguruan tinggi, unsur swasta/perusahaan membahas penanganan Covid-19 di Aceh, yang berlangsung di Aula Serbaguna Sekretariat Daerah Aceh, Banda Aceh, Selasa (25/8/2020).(ist)
Share

POPULARITAS.COM – Presiden Joko Widodo memastikan pemberian bantuan sosial (bansos) sebagai upaya pemulihan ekonomi nasional (PEN) akibat pandemi COVID-19, berlanjut pada tahun depan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto setelah sidang kabinet paripurna bertopik “Penanganan Kesehatan dan Pemulihan Ekonomi untuk Penguatan Reformasi Tahun 2021” yang dipimpin Presiden Jokowi di Istana Negara Jakarta, Senin, mengatakan pemerintah sepakat menetapkan sejumlah program bansos sebagai prioritas untuk dilanjutkan pada tahun depan.

“Program lanjutan prioritas bansos ada empat,” katanya seperti dilansir laman Antara, Senin (7/9/2020).

Empat program yang dimaksud yakni bansos tunai presiden terkait UMKM, bantuan untuk subsidi gaji yang akan dilanjutkan kuartal pertama tahun depan, kartu prakerja, dan bansos tunai dalam bentuk PKH dan sembako.

Ia menambahkan program-program ini diharapkan akan menjaga daya beli masyarakat dalam situasi pandemi COVID-19.

“Terkait program-program yang berjalan dari PEN adalah program PKH, sembako baik Jabodetabek maupun tunai di non-Jabodetabek, kartu prakerja, diskon listrik, logistik, BLT desa, investasi koperasi melalui LPDB KUMKM, dan bantuan pelaku usaha mikro BPUM,” katanya.

Ia menambahkan dalam sidang kabinet juga disepakati bahwa khusus tahun depan akan dilanjutkan program prioritas/unggulan yakni pengadaan vaksin.

Menurut Airlangga, pengadaan vaksin sejauh ini beberapa perusahaan sudah mempersiapkannya sampai tahap tertentu.

“Vaksin Merah Putih dipimpin Kemenristek bersama Lembaga Eijkman, Bio Farma telah melakukan kerja sama dengan Sinovac yang menyiapkan 290 juta dan dari G-42 menyiapkan 30 juta di tahun ini dan pemerintah sudah menyiapkan dana Rp3,8 triliun tahun depan multiyears Rp37 triliun,” katanya.

Selain itu, Kemenkes, kata dia, juga akan menyiapkan operasionalisasi vaksinasi yang diperkirakan bisa dimulai awal tahun depan dengan masuknya 30 juta vaksin pada akhir tahun ini.

Editor: dani

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
KesehatanNews

Kemenkes Ingatkan Bahaya Asap Karhutla, Anak-anak dan Ibu Hamil Rentan Terdampak

POPULARITAS.COM – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengingatkan masyarakat di wilayah terdampak kebakaran hutan...

NewsSepakbola

Persiraja Ditahan Imbang di Kandang

POPULARITAS.COM – Persiraja Banda Aceh harus puas berbagi poin setelah bermain imbang...

News

Sekjen PBB António Guterres Tiba di Indonesia untuk Bahas Isu Global

POPULARITAS.COM – Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (Sekjen PBB), António Guterres, tiba di...

News

Soroti Polemik Jilbab di Azerbaijan, Pengamat Ungkap Potensi Ekonomi Busana Muslim

POPULARITAS.COM – Industri jilbab dan busana Muslim atau modest fashion dinilai memiliki...