Home News Edukasi Prodi Kimia UIN Ar-Raniry Undang Aktivis HAM sebagai Pemateri Kuliah Umum
Edukasi

Prodi Kimia UIN Ar-Raniry Undang Aktivis HAM sebagai Pemateri Kuliah Umum

Share
Share

BANDA ACEH – Mahasiswa Prodi Pendidikan Kimia (PKM), Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Ar-Raniry, mengundang Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM), Suraiya Kamaruzzaman dalam rangka Kuliah Umum dengan Tema “Mewujudkan Generasi Muda yang Peduli, Integritas dan bertanggung Jawab”, Senin, 17 April 2017 di fakultas setempat.
Dalam kesempatan tersebut, Suraiya Kamaruzzaman, memaparkan soal integritas yang harus dimiliki pemuda-pemudi. Menurutnya, berintegritas tinggi itu adalah pemuda yang peduli terhadap sesamanya serta berani bertanggung jawab atas apa yang telah di lakukan.
“Anak muda yang dapat dipercaya dengan membuktikan apa yang ia bicarakan serta bersedia menanggung gugat apa yang ia lakukan,” kata Suraiya.
Suraiya menilai bahwa Aceh memiliki pemuda-pemudi hebat yang berpotensi dalam mewujudkan generasi muda yang peduli. Terbukti saat konflik yang mendera Aceh beberapa tahun yang lalu, pemuda lah yang menjadi tumpuan dan mendorong proses perdamaian.
Untuk itu, Suraiya berharap pemerintah memberikan perhatian khusus pada generasi muda di Aceh. “Pemuda Aceh lebih dari 37%, angka yang sangat tinggi dan mereka akan melakukan pergerakan dan memberikan perubahan ke depan,” ujarnya.
Mengenai soal integritas, ia juga menegaskan bahwa perlunya mempelajari informasi yang belum tentu kebenarannya. Karena realita sekarang menunjukkan banyaknya anak muda yang hanya bisa mengcopy-paste berita yang tidak benar serta menyebar luaskan sehingga menjadi fitnah.
Ia berharap pemuda lebih cerdas dalam menilai informasi, bukan hanya melihat dan mendengar dari satu link saja. “Jadilah pemuda yang menawarkan solusi, bukan mencaci maki,” tandasnya.
Sebelumnya, Suraiya menceritakan motivasinya menjadi Aktivis HAM adalah karena melihat fenomena di lingkungan tempat ia tinggal mengenai ketidak-adilan yang dialami perempuan. Seperti, pernikahan dini dan tidak dapat melanjutkan sekolah lagi.
“Karna itulah saya ingin membagi keberuntungan saya dengan mereka yang merasa kurang beruntung,” imbuhnya.

(Sumber : klikkabar.com)

Share
Tulisan Terkait
UIN Ar-Raniry Komitmen Tingkatkan Layanan Disabilitas dan Pengarusutamaan Gender
Edukasi

UIN Ar-Raniry buka prodi kedokteran dan pendidikan profesi dokter, Rektor : Pendaftaran dibuka sudah dibuka sejak 31 Agustus 2026

POPULARITAS.COM – Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh segera membuka penerimaan...

EdukasiNews

Manuskrip Al-Qur’an 180 Tahun dari Aceh Didigitalisasi

POPULARITAS.COM – Sebuah manuskrip Al-Qur’an berusia sekitar 180 tahun yang merupakan peninggalan...

EdukasiNews

Lagi, USK Luluskan 3.028 Wisudawan,  564 Diantaranya Raih Predikat Cumlaude

POPULARITAS.COM – Universitas Syiah Kuala (USK) meluluskan 3.028 wisudawan pada periode Mei-Juli 2026....

Puluhan murid SDN Lampoh Saka Pidie dikeluarkan dari sekolah, Kepsek : Tidak bisa masuk Dapodik
EdukasiHeadline

Daftar SD di Pidie yang keluarkan siswa baru akibat benturan aturan kementrian

POPULARITAS.COM – Ternyata, tidak hanya SDN 1 Lampoh Saka, yang terpaksa keluarkan...