Home News Puskesmas Tentukan Pasien Covid-19 Masuk RS Atau Isolasi Mandiri
News

Puskesmas Tentukan Pasien Covid-19 Masuk RS Atau Isolasi Mandiri

Share
Oktober, Pagebluk Covid-19 di Pidie Jaya Mulai Terkendali
Ilustrasi - Petugas medis Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Meuraxa yang menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) untuk penanganan pasien yang diduga terinfeksi virus Corona (COVID-19) melintas di depan ruang isolasi sementara di Banda Aceh, Aceh, Rabu (18/3/2020). (ANTARA FOTO/Irwansyah Putra/foc)
Share

POPULARITAS.COM – Direktur Pelayanan Kesehatan Rujukan Kementerian Kesehatan Rita Rogayah mengatakan penentuan pasien konfirmasi positif Covid-19 ke rumah sakit (RS) atau hotel isolasi mandiri berdasarkan rujukan dari fasilitas kesehatan (faskes) atau puskesmas.

Hal ini berbeda dari pasien yang ada keluhan atau bergejala, yang langsung dirujuk ke rumah sakit.

“Kalau di hotel isolasi mandiri untuk yang terkonfirmasi tanpa gejala,” ujar Rita dalam talkshow ‘Update Wisma Atlet: Ketersediaan Fasilitas Isolasi Mandiri dan Perkembangan RS Rujukan di 11 Provinsi Prioritas’ dikutip dari laman resmi #SatgasCovid19, Rabu (13/10/2020).

Rita menegaskan bahwa pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang menjalankan perawatan di rumah sakit rujukan atau hotel isolasi mandiri tidak dikenakan biaya alias gratis. Seluruh biaya perawatan dari rumah sakit atau hotel ditanggung oleh pemerintah.

“Jadi masyarakat tidak dibebani. Semuanya ditanggung pemerintah. Kalau seandainya masuk rumah sakit hingga ICU semua biaya adalah tanggung jawab pemerintah,” ujarnya.

Menurut Rita, persentase ketersediaan ruang isolasi mandiri masih berkisar 40-50 persen. Artinya, rasio penggunaan tempat tidur di ruang isolasi mandiri masih mencukupi.

Oleh karena itu, lanjutnya, masyarakat yang mengalami gejala mirip Covid-19 tidak perlu ragu untuk memeriksakan diri ke faskes atau puskesmas.

“Mudah-mudahan tidak bertambah kasusnya. Tetapi kami sudah menyiapkan rumah sakit rujukan dari SK Kemenkes dan SK Gubernur,” katanya.

Pasien Sembuh Meningkat

Di sisi lain, Koordinator RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran Jakarta Tugas Ratmono mengatakan tingkat kesembuhan pasien Covid-19 selalu meningkat per harinya hingga 83 persen.

Tingkat kesembuhan ini antara lain dipengaruhi pelayanan atau tata laksana di RS Darurat Covid-19 pasien sesuai peraturan Kemenkes dan dilakukan para dokter ahli penyakit paru.

Selain itu, kata Tugas, ada pula faktor obat-obatan dan psikologis pasien yang berupaya selalu merasakan nyaman.

“Kami selalu memberikan laporan ketersediaan obat. Obat yang stoknya kurang diajukan ke Kemenkes guna menyiapkan obat-obatan,” ujar Tugas.

Sumber: CNN

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

BPK RI beri WTP ke-11 untuk Pemkab Pidie

POPULARITAS.COM – Pemkab Pidie raih opini wajar tanpa pengecualian (WTP) atas  laporan...

News

Terima WTP dari BPK RI, Bupati Abdya : Bukti tata kelola keuangan transparan

POPULARITAS.COM – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) kembali menorehkan prestasi membanggakan...

InternasionalNews

Demo Guru di Meksiko Jelang Piala Dunia: Urusan Kami Lebih Penting dari Sepak Bola

POPULARITAS.COM – Jelang dimulainya Piala Dunia 2026, situasi di ibu kota Meksiko...

News

BMKG: Aceh Masih Berpotensi Dilanda Hujan Lebat hingga Angin Kencang

POPULARITAS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I...

Exit mobile version