Home News Ratusan aparatur desa di Aceh Barat Daya belum terima honor tujuh bulan
News

Ratusan aparatur desa di Aceh Barat Daya belum terima honor tujuh bulan

Share
Guru dan dosen naik gaji, berikut petikan keputusan presiden 
Ilustrasi gaji/honor. FOTO : Net
Share

POPULARITAS.COM – Ratusan aparatur gampong (desa) di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mengaku sudah tujuh bulan belum menerima honorarium. 

Memasuki bulan kedelapan, pembayaran masih mandek tanpa kejelasan dari pemerintah kabupaten, sehingga menimbulkan keresahan serta mengganggu operasional pemerintahan desa.

Keterlambatan ini diduga berkaitan dengan belum cairnya Alokasi Gampong Dana (AGD) dari Badan Pengelolaan Keuangan Kabupaten (BPKK) Abdya.

 Honor yang tertunda mencakup keuchik, tuha peut, kepala dusun, hingga seluruh perangkat gampong.

“Baru empat bulan yang kami terima. Selebihnya, sudah tujuh bulan, kami  belum menerima honor,” kata salah seorang aparatur desa yang meminta namanya tidak disebutkan.

Ia menyebutkan, pencairan pada tahun-tahun sebelumnya dilakukan setiap tiga hingga empat bulan. “Biasanya, tiga atau empat bulan sudah cair honor kami. Ini sudah tujuh mau memasuki bulan kedelapan,” ujarnya.

Bahkan, katanya, terkait uang tunda bayar tahun anggaran 2024 lalu, hingga kini juga belum dicairkan. 

“Kalau lewat bulan ini, bisa-bisa tidak terealisasi. Anggaran tunda bayar 2024 itu, terkait pekerjaan fisik yang harus selesai sebelum 2025 berakhir,” keluhnya.

Dampak penundaan pembayaran mulai terasa di sejumlah gampong. Beberapa keuchik terpaksa meminjam dana pribadi maupun dari pihak lain untuk menutupi kebutuhan operasional, sementara ada yang menggunakan pos anggaran berbeda, langkah yang rawan mengganggu rencana kegiatan desa.

Aparatur berharap pemerintah kabupaten segera menyelesaikan proses administrasi AGD, sehingga pembayaran honor tidak kembali molor.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pengendalian Penduduk dan Pemberdayaan Perempuan (DPMP4) Abdya, Jasmadi SPd, mengaku belum mengetahui secara pasti penyebab utama lambannya pencairan honor aparatur gampong.

“Yang mana ini? Kalau AGD 2025, sebagian sudah kita serahkan ke BPKK untuk diproses. Kalau 2024 masih dalam verifikasi. Untuk lebih jelas, coba tanyakan langsung ke Keuangan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPKK Abdya, Mussawir SSos MSi, belum memberikan penjelasan mendetail.  “Dicek dulu ya,” ujarnya singkat.

Hingga berita ini diturunkan, kepastian waktu pencairan honor aparatur gampong di Abdya masih belum jelas.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
EkonomiNews

Pemerintah Rehab 8.486 Ha Lahan Kopi Terdampak Bencana di Aceh Tengah

POPULARITAS.COM – Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pertanian merehabilitasi seluas 8.486 hektare lahan...

NewsSosial dan Budaya

Spider-Man: Brand New Day, Sudah Tayang di Bioskop Indonesia

POPULARITAS.COM – Spider-Man: Brand New Day resmi tayang di bioskop Indonesia pada...

NewsSosial dan Budaya

Prahara Pulau Emas, Sebuah Refleksi Kebencanaan di Museum Tsunami Aceh

  POPULARITAS.COM – Pewarta Foto Indonesia (PFI) Aceh mengajak masyarakat untuk mengunjungi...

News

Bawaslu Siapkan Jurus Hadapi Politik Uang di Era Digital

POPULARITAS.COM – Perkembangan teknologi informasi dan digital, menuntun Badan Pengawas Pemilihan Umum...