Home News RSUDTP Abdya Beli Tiga Unit Ambulan Senilai Rp 3,9 Miliar
News

RSUDTP Abdya Beli Tiga Unit Ambulan Senilai Rp 3,9 Miliar

Share
Para sopir ambulans RSUDTP Abdya dipeusijeuk oleh Bupati Abdya, Dr Safaruddin bersamaan peresmian Poli Jantung beberapa bulan lalu. Poto : Dok Polularitas.com
Share

POPULARITAS.COM — Pengadaan tiga unit mobil ambulans oleh Rumah Sakit Umum Daerah Teungku Peukan Aceh Barat Daya (RSDUTP Abdya) pada tahun anggaran 2025 dengan nilai mencapai Rp 3,9 miliar menuai sorotan publik.

Pasalnya, harga pengadaan tersebut dinilai jauh lebih mahal dibandingkan pengadaan ambulan oleh Dinas Kesehatan di daerah yang sama.

Berdasarkan data yang didapat dari Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) LKPP Kabupaten Abdya, pengadaan mobil ambulan oleh Dinas Kesehatan untuk puskesmas pada tahun 2025 rata-rata hanya berkisar Rp 650 juta per unit.

Pengadaan ambulan puskesmas yang tercatat di SIRUP meliputi DOKA untuk Puskesmas Alue Pisang dan Alue Sungai Pinang masing-masing Rp 650 juta.

Sementara melalui DAU SG, pengadaan ambulan untuk Puskesmas Sangkalan dan Kuala Batee masing-masing Rp 650 juta, serta Puskesmas Manggeng sebesar Rp 1 miliar pada DAU SG Bidang Kesehatan.

Sementara itu, RSUTP Abdya tercatat melakukan pengadaan ambulan RSUD Teungku Peukan dengan pagu anggaran mencapai Rp 3,93 miliar, melalui metode e-purchasing dan bersumber dari APBD.

Menanggapi sorotan tersebut, Direktur RSU Teungku Peukan Abdya, dr Ismail Muhammad SpB, membenarkan adanya pengadaan tiga unit ambulan dengan nilai total Rp 3,9 miliar pada tahun 2025.

Menurut dr Ismail, ambulan yang dibeli pihaknya berbeda dengan ambulan puskesmas, karena menggunakan Toyota Hiace khusus layanan emergensi yang telah dilengkapi alat kesehatan (alkes) lengkap.

“Itu Toyota Hiace khusus emergensi dengan alkes lengkap, berbeda dengan ambulan biasa,” ujar dr Ismail Muhammad SpB kepada Popularitas.com.

Ia juga menegaskan bahwa proses pengadaan dilakukan melalui sistem e-katalog, sehingga harga yang tercantum sesuai dengan spesifikasi dan paket kelengkapan yang dipilih.

“Sistemnya e-catalog, bahkan ada versi yang harganya lebih mahal lagi dari yang kita beli,” jelasnya.

Meski demikian, selisih harga yang signifikan antara pengadaan ambulan RSUTP dan ambulan puskesmas di bawah Dinas Kesehatan tetap memunculkan pertanyaan publik, khususnya terkait efisiensi penggunaan anggaran daerah, transparansi spesifikasi, serta kesesuaian harga dengan kebutuhan layanan kesehatan di Abdya.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
HeadlineNewsSepakbola

Torres Antar Spanyol Juara Dunia 2026

POPULARITAS.COM – Kesabaran, disiplin, dan kecerdasan taktik akhirnya membawa Spanyol kembali ke...

InternasionalNews

AS Cabut Larangan TikTok di Perangkat Pemerintah setelah Restrukturisasi

POPULARITAS.COM – Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) menyatakan, aturan yang mewajibkan penghapusan...

EkonomiNews

Bertemu Menlu Wang Yi, Menko Airlangga Dorong Kemitraan Strategis hingga Investasi Hijau

POPULARITAS.COM – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto menggelar pertemuan...

InsfrastrukturNews

Pemerintah Aceh Percepat Kegiatan Tambahan TKD Pemulihan Pascabencana Hidrometeorologi

POPULARITAS.COM – Pemerintah Aceh terus mempercepat pelaksanaan kegiatan Tambahan Transfer ke Daerah...

Exit mobile version