POPULARITAS.COM – Sejumlah dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai daerah di Aceh menghentikan operasional sementara akibat keterlambatan pencairan dana operasional dari pemerintah pusat.
Penghentian layanan tersebut menyebabkan distribusi makanan bergizi kepada ribuan penerima manfaat di sejumlah wilayah ikut terhenti.
Kepala Regional Badan Gizi Nasional (BGN) Aceh Mustafa Kamal membenarkan kondisi tersebut. Menurut dia, sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mengalami keterbatasan anggaran karena dana operasional belum masuk ke rekening virtual account (VA) masing-masing.
“Benar, ada beberapa SPPG yang saldo VA-nya menipis dan dana operasional belum masuk. Per hari ini sedang diproses pencairannya,” kata Mustafa, Senin (8/6/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, setiap SPPG memperoleh dana operasional melalui rekening virtual account yang digunakan untuk membiayai pembelian bahan baku dan kebutuhan operasional dapur.
Dalam mekanisme yang berlaku, dana seharusnya kembali ditambahkan ketika saldo tersisa sekitar 30 persen dari total anggaran Rp500 juta atau sekitar Rp150 juta.
Namun, di sejumlah daerah, dana tambahan belum masuk saat saldo operasional telah menipis bahkan habis.
Akibatnya, sejumlah dapur tidak lagi dapat melakukan pemesanan bahan baku untuk menyiapkan makanan bagi penerima manfaat.
Pengelola SPPG juga tidak diperkenankan menggunakan sistem talangan maupun pembayaran tempo kepada pemasok apabila saldo operasional telah habis.
Untuk dapur yang masih memiliki sisa anggaran, pengelola diminta menyesuaikan volume produksi makanan dengan kemampuan dana yang tersedia hingga pencairan berikutnya dilakukan.
Sementara itu, SPPG yang menghentikan operasional sementara diminta menyampaikan informasi tersebut kepada penerima manfaat melalui jalur komunikasi internal sambil menunggu proses administrasi pencairan dana selesai.
Mustafa mengatakan pihaknya masih mendata jumlah SPPG yang terdampak di seluruh Aceh. Laporan dari masing-masing koordinator wilayah kabupaten dan kota masih terus dihimpun.
“Kami sudah merekap beberapa wilayah dan melaporkannya. Saat ini masih dalam pendataan di tingkat korwil kabupaten/kota,” ujarnya.
Meski demikian, kata Mustafa, sejumlah SPPG dilaporkan mulai menerima pencairan dana pada Senin sore.
“Dengan masuknya dana tersebut, operasional dapur MBG diharapkan dapat kembali berjalan secara bertahap dalam waktu dekat,” pungkasnya.


Leave a comment