Home News Sejumlah lokasi masih terisolir, Pemkah Aceh Tengah perpanjang masa tanggap darurat
News

Sejumlah lokasi masih terisolir, Pemkah Aceh Tengah perpanjang masa tanggap darurat

Share
Sejumlah lokasi masih terisolir, Pemkah Aceh Tengah perpanjang masa tanggap darurat
Warga menggunakan Sling untuk melintasi sungai akibat jembatan putus karena bajir di kecamatan Ketol, Aceh Tengah. FOTO : HO | Popularitas.com
Share

POPULARITAS.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tengah memperpanjang masa penetapan status tanggap darurat bencana banjir dan longsor untuk yang keenam kalinya menyusul masih ada sepuluh kampung yang masih terisolir.

Perpanjangan status tanggap darurat ini berlaku selama tujuh hari ke depan, terhitung mulai tanggal 23 Januari hingga 29 Januari 2026.

Berdasarkan data terkini, terdapat 10 kampung yang masih terisolir dan akses jalan utama yang belum pulih sepenuhnya akibat kerusakan jembatan, longsor tanah dan amblasnya badan jalan,” kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Aceh Tengah, Mustafa Kamal, Kamis, (23/1/2026).

Mustafa mengatakan, langkah perpanjangan  masa penetapan status tanggap darurat bencana banjir dan longsor diambil berdasarkan fakta lapangan yang menunjukkan masih adanya urgensi penanganan bencana.

​”Pemerintah juga masih mengandalkan pendistribusian logistik melalui jalur udara, serta pengerahan alat berat secara masif untuk membuka isolasi wilayah-wilayah terdampak,” ujarnya.

Mustafa mengatakan, perpanjangan status ini adalah langkah administratif yang diperlukan agar penanganan di lapangan memiliki payung hukum yang kuat dan respon yang cepat.

“Perpanjangan status ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah untuk memastikan tidak ada satu pun warga terdampak yang terabaikan, terutama kampung-kampung yang masih terisolir. Fokus kami saat ini adalah pembukaan akses jalan dan pemastian ketersediaan logistik,” ucapnya.

​Lebih lanjut, Mustafa juga menekankan pentingnya akurasi informasi di tengah situasi darurat ini. Dinas Kominfo terus berkoordinasi dengan BPBD, jajaran TNI dan Polri dan para pihak lainnya untuk memperbarui data terkini.

“Kami meminta masyarakat agar tidak termakan isu yang tidak jelas sumbernya dan tetap menyambungkan kanal informasi resmi pemerintah terkait perkembangan penanganan bencana ini,” pungkasnya.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
EkonomiNews

Pengelolaan Gas Andaman Didorong di Daratan Aceh, PR Hilirisasi Menanti

POPULARITAS.COM – Polemik pengelolaan gas di Wilayah Kerja South Andaman oleh Mubadala...

News

Terjebak di Area Bekas Karhutla, 2 Orang Utan di Sampit Dievakuasi

POPULARITAS.COM – Dua orang utan berhasil diselamatkan tim gabungan Balai Konservasi Sumber...

News

Gubernur Muzakir Manaf dan Ketua DPR Aceh rapat koordinasi bahas potensi bencana hidrometeorologi

POPULARITAS.COM – Ketua DPR Aceh Zulfadhli hadiri rapat koordinasi bersama Gubernur Aceh...

News

Wagub Aceh Minta Kabupaten/Kota Perkuat Koordinasi dengan BWS dan BPJN

POPULARITAS.COM — Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah (Dek Fadh) meminta pemerintah kabupaten/kota memperkuat...

Exit mobile version