POPULARITAS.COM – Apple mengumumkan secara resmi pengunduran diri Tim Cook sebagai Chief Executive Officer (CEO) efektif 1 September 2026. Cook yang kini berusia 65 tahun akan beralih posisi menjadi Executive Chairman Dewan Direksi Apple. Ia tetap terlibat dalam beberapa urusan strategis perusahaan, termasuk hubungan dengan pembuat kebijakan global.
Pengganti Cook adalah John Ternus, saat ini menjabat Senior Vice President of Hardware Engineering. Ternus akan langsung menjabat CEO mulai tanggal yang sama. Tim Cook akan terus memimpin hingga akhir musim panas 2026 guna memastikan proses transisi berjalan lancar.
Pengumuman ini disampaikan Apple pada 20 April 2026 melalui situs resmi newsroom perusahaan. Berita tersebut langsung menjadi perhatian dunia dan dilaporkan berbagai media internasional.
Baca Juga: Apple dikabarkan luncurkan iPhone Fold tahun depan
Cook menggantikan Steve Jobs sebagai CEO pada Agustus 2011. Selama hampir 15 tahun memimpin, ia berhasil membawa Apple ke level yang lebih tinggi. Pendapatan perusahaan naik drastis dari sekitar US$108 miliar menjadi US$416 miliar pada 2025. Nilai pasar Apple melonjak dari kisaran US$350 miliar menjadi lebih dari US$4 triliun, menjadikannya perusahaan pertama yang mencapai valuasi US$1 triliun, US$2 triliun, US$3 triliun, hingga US$4 triliun.
Di bawah kepemimpinan Cook, Apple meluncurkan produk-produk ikonik yang mendominasi pasar, antara lain Apple Watch, AirPods, serta lini prosesor Apple Silicon mulai dari M1. Perusahaan juga memperkuat bisnis layanan dengan Apple Pay, Apple Music, Apple TV+, dan Apple Vision Pro. Cook dikenal piawai mengoptimalkan rantai pasok global, sehingga mengurangi waktu persediaan barang dari berbulan-bulan menjadi hanya beberapa hari. Ia juga menjadikan privasi pengguna dan komitmen lingkungan sebagai pilar utama strategi Apple, termasuk target carbon-neutral dan penggunaan bahan daur ulang.
Dalam surat perpisahannya, Cook menyatakan bahwa menjadi CEO Apple adalah “privilege terbesar dalam hidupnya”. Ia menyampaikan keyakinan penuh kepada John Ternus sebagai penerus yang tepat.
Baca juga: Apple siapkan MacBook Pro, diluncurkan 2026 dengan sistem layar sentuh
Transisi ini menandai era baru bagi Apple tanpa mengubah fondasi kuat yang telah dibangun Cook. Perusahaan tetap fokus pada inovasi produk, ekspansi layanan, dan nilai-nilai inti yang telah terbukti sukses selama satu setengah dekade terakhir.
Pengumuman ini langsung memicu spekulasi pasar tentang arah strategi Apple ke depan, meski Apple menegaskan tidak ada perubahan besar dalam visi jangka panjang perusahaan.
Siapa John Terrus
John Ternus lahir pada Mei 1975 di California dan berusia 50 tahun. Ia lulus dengan gelar Bachelor of Science in Mechanical Engineering dari University of Pennsylvania pada 1997. Semasa kuliah, Ternus menjadi atlet renang universitas dan meraih predikat all-time letterwinner pada 1994. Sebelum bergabung dengan Apple, ia bekerja sebagai insinyur mekanik di Virtual Research Systems selama empat tahun, di mana ia terlibat dalam desain headset virtual reality.
Ternus bergabung dengan Apple pada Juli 2001 sebagai anggota tim Product Design. Ia naik pangkat menjadi Vice President of Hardware Engineering pada 2013, lalu dipromosikan menjadi Senior Vice President pada 2021. Selama karirnya, Ternus memimpin pengembangan hardware untuk hampir semua lini produk Apple, termasuk transisi Mac ke prosesor Apple Silicon serta pengawasan iPhone, iPad, Apple Watch, AirPods, dan Apple Vision Pro. (hsn)

Leave a comment