Home Ekonomi Tuna Aceh Diekspor ke Enam Negara
EkonomiNews

Tuna Aceh Diekspor ke Enam Negara

Share
Ikan Tuna, Kepiting Hidup dan Aglonema sumber penerimaan ekspor Aceh
Share

SABANG – Ikan tuna hasil tangkapan masyarakat nelayan provinsi paling ujung barat Sumatera tembus pasar internasional dan sudah di ekspor hingga ke enam negara di Asia.

“Kita memulai ekspor ikan tuna dari tahun 2012 dan sekarang sudah tembus ke enam negara,” kata Manager Nagata Tuna Khairul Amri di Banda Aceh, Selasa, (31/10/2017) seperti dilansir antara.

Manager Nagata Tuna menjelaskan, ikan tuna tersebut diekspor ke enam negara meliputi, Malaysia, Singapura, Thailand, Hongkong, Jepang dan Korea Selatan melalui Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) Bintang Bintang Aceh Besar.

“Ikan tuna yang kita ekspor itu loin (daging semua) ke Malaysia, Sigapura, Thailand, Jepang, Hongkong dan Korea Selatan dan gradenya dari A sampai D,” sebut Khaiul.

“Ikan tuna yang diekspor ke Jepang gradenya A, kalau Malaysia, Singapura, Hongkong, dan Korea Selatan gradenya A sama B, kalau ke Thailand semua grade kita ekspor,” jelasnya detil.

Lebih lanjut ia mengakui, jumlah ekspor ikan tuna ke enam negara tersebut sesuai permintaan dan rata-rata sekali ekspor 300 kilogram.

“Satu minggu kita enam kali ekspor dan jumlahnya bervariasi dari 300 hingga 400 kilogram sekali pengiriman,” sebut Manager Nagata Tuna.

Sebelumnya, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh mencatat, produksi ikan tuna sirip kuning (yellow fin) yang didaratkan di Pelabuhan Perikanan Lampulo Banda Aceh mengalami peningkatan dari 2.119 ton naik menjadi 2.459 ton pada tahun 2016.

“Produksi ikan tuna yang didaratkan di Pelabuhan Perikanan Lampulo, Aceh pada tahun 2016 sebanyak 2.459 ton,” sebut Kepala UPTD Pelabuhan Perikanan Samudera Lampulo, Aceh Aliman baru ini.

Aliman menyampaikan, hasil tangkapan ikan tuna nelayan tradisional Aceh itu secara grafik menunjukkan peningkatan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

“Tahun 2015 tangkapan ikan tuna 2.119 ton dan pada tahun 2016 tangkapannya meningkat 2.459 ton,” sebutnya lagi.

Kepala UPTD Pelabuhan Perikanan Samudera Lampulo, Aceh juga mengakui, hasil tangkapan ikan tuna tersebut sekitar 90 persen dijual ke Medan, Sumatera Utara (Sumut) dan selebihnya dikonsumsi masyarakat lokal dan ada juga yang diekspor ke negeri Jiran, Malaysia.

“Sekitar 90 persen ikan tuna itu masih dijual ke Medan dan ada juga yang diekspor ke Malaysia melalui Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang Aceh tujuan Kuala Lumpur (Malaysia), namun skalanya masih kecil,” ujar Aliman.[acl]

Share
Tulisan Terkait
News

Berawal dari Kaki, Menjadi Rahasia Tubuh Tetap Nyaman Beraktivitas

POPULARITAS.COM – Sering kali kita lebih fokus merawat kulit wajah, menjaga postur...

KesehatanNews

Tiap Tahun Jutaan Warga RI Berobat ke Luar Negeri, Apa Alasannya?

POPULARITAS.COM – Keputusan masyarakat Indonesia untuk berobat ke luar negeri tidak semata-mata...

News

Hotman Paris Bela Febrie Adriansyah, Anaknya: Lebih Hina dari Hina

POPULARITAS.COM – Putra sulung Hotman Paris Hutapea, Frank Alexander meluapkan rasa kekecewaannya...

NewsSepakbola

Prancis Vs Inggris: Jadwal, Kick-off, dan Siaran Langsung Piala Dunia 2026

POPULARITAS.COM – Perjalanan Timnas Prancis dan Timnas Inggris di Piala Dunia 2026 memang tidak...