Home News Umrah Dihentikan, Kerugian Agen Travel Capai Rp2,5 Triliun
News

Umrah Dihentikan, Kerugian Agen Travel Capai Rp2,5 Triliun

Share
Cecep dapat undangan haji dari Kerajaan Arab Saudi, semua punya peluang serupa, ini caranya
Ka'bah di Mekkah tahun 1971 (BBC/Getty)
Share

JAKARTA (popularitas.com) – Arab Saudi resmi melakukan penghentian ibadah umrah untuk sementara bagi jemaah haji asal Indonesia. Kebijakan tersebut diberlakukan lantaran tengah merebaknya virus corona yang mengkhawatirkan dunia internasional.

Akibat adanya kebijakan ini, para pengusaha biro perjalanan haji dan umrah mengalami kerugian mencapai triliunan rupiah. Jemaah juga terdampak akibat telah melakukan sejumlah persiapan tetapi tidak jadi berangkat.

“Potensi penjualan kerugian sampai Rp2 triliun sampai Rp2,5 triliun. Itu dalam satu bulan. Efek luar biasa karena sampai terkena ke tenaga kerja kami,” kata Ketua Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Joko Asmoro dalam Diskusi bertema ‘Mengukur Efek Corona: Siapkah Kita?’ di Hotel Ibis Tamarin, Jalan KH Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Sabtu, 29 Februari 2020.

Menurut Joko, saat ini terdapat sekitar 50 ribu masyarakat yang sudah memperoleh visa, namun gagal berangkat ke Arab Saudi. Hingga kemarin ada sekitar 2.393 jemaah yang tidak dapat berangkat dari bandara Soekarno-Hatta.

Kemudian juga ada sebanyak 1.685 jemaah yang sudah berangkat dari Indonesia namun terpaksa diberhentikan di negara transit sebelum sampai ke Arab Saudi.

Dengan adanya kebijakan ini, kata Joko, Kementerian Agama mesti turun tangan mencari solusinya. Kementerian Agama harus berkomunikasi dengan Arab Saudi terkait refund atau pengembalian dana dan reschedule atau penjadwalan ulang.

Khusus penjadwalan ulang, agen travel sedang berupaya meminta Kementerian Luar Negeri Arab Saudi untuk melonggarkan kebijakan pembuatan visa.

“Berdasarkan pertemuan dengan kemenag dan lembaga terkait untuk menghindari kerugian yang besar dari semua pihak dan kejadian ini, ini di luar kita semua jadi pada punya pemahaman yang sama. Jadi maskapai, penerbangan ke sana, akomodasi, transportasi, catering bisa di reschedule,” ujarnya.

Sumber: VIVA

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
KesehatanNews

Kemenkes Ingatkan Bahaya Asap Karhutla, Anak-anak dan Ibu Hamil Rentan Terdampak

POPULARITAS.COM – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengingatkan masyarakat di wilayah terdampak kebakaran hutan...

NewsSepakbola

Persiraja Ditahan Imbang di Kandang

POPULARITAS.COM – Persiraja Banda Aceh harus puas berbagi poin setelah bermain imbang...

News

Sekjen PBB António Guterres Tiba di Indonesia untuk Bahas Isu Global

POPULARITAS.COM – Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (Sekjen PBB), António Guterres, tiba di...

News

Soroti Polemik Jilbab di Azerbaijan, Pengamat Ungkap Potensi Ekonomi Busana Muslim

POPULARITAS.COM – Industri jilbab dan busana Muslim atau modest fashion dinilai memiliki...