POPULARITAS.COM – Pulau Nasi, di Aceh disebut Pulo Breuh. Kawasan ini terletak di Gugusan Pulau Aceh, persisnya di Gampong Deudap. Tempat ini, jadi terkenal karna panoroma alam dan keberadaan batu karang besar yang terhampar luas di pantai-pantainya.
Satu-satunya akses ke tempat ini harus menumpangi kapal atau perahu. Tapi jangan khawatir, sebab dari Banda Aceh, tak perlu waktu lama untuk bisa kesana.
Di Dermaga Pelabuhan Ulee Lheue, banyak kapal yang menawarkan jasa untuk bisa ke Pulo Nasi.
Tapi nanti dulu, naik kapal bukan langsung tiba di Pulau Nasii. Untuk mencapainya, pengunjung harus terlebih dahulu menempuh perjalanan laut dari Banda Aceh menuju Pulo Nasi. Setelah tiba di pelabuhan Lamteng, Pulo Aceh, perjalanan belum berakhir.
Dari pelabuhan, diperlukan waktu sekitar 20 menit lagi untuk mencapai Ujong Eumpee. Akses menuju lokasi ini terbilang mudah di Pulau Nasi, umumnya dapat dicapai menggunakan sepeda motor. Perjalanan darat yang singkat ini memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk menikmati suasana pedesaan pulau yang tenang, sebelum akhirnya disuguhkan dengan pemandangan karang yang memukau.
Pulau Nasi tawarkan bentang alam dan eksotisme pantai nan indah. Para wisatawan bisa menyeruput kopi diatas karang dan menikmati hamaparan tak bertepi Samudera Hindia di depan mata.
Setibanya di Ujong Eumpee, pengunjung akan disambut oleh pemandangan yang dramatis. Hamparan rumput hijau yang kontras dengan bebatuan karang berwarna gelap menjadi pemandangan pertama yang memanjakan mata. Di antara pepohonan pandan laut dan rerimbunan dahan, terpampang papan kayu bertuliskan “Welcome To Ujong Eumpee”, seolah menyambut para pencari ketenangan.
Ciri khas utama Ujong Eumpee adalah formasi geologisnya yang unik. Tebing-tebing karang di sini terbentuk secara alami oleh hempasan ombak dan angin selama ribuan tahun, menciptakan struktur yang sangat fotogenik atau dalam bahasa modern disebut estetik.

Banyak wisatawan dari luar Aceh yang kerap berkunjung ke tempat itu. Salah satunya, Darmawan. Pria single ini, mengaku khusus datang ke Pulo Nasi usai mendapatkan informasi tentang tempat itu dari internet.
Katanya, dirinya merasa tertantang mencapai Pulau Nasi. Setiba disana, sambutnya lagi, sungguh tempat itu sangat indah dan banyak sekali spot-spot foto yang menarik dan sangat instagramble.
“Keren kalau kita bisa selfi diatas karang dengan latar belakang Samudra Hindia,” ujarnya.
Ia menceritakan bahwa, air laut di sekitar Ujong Eumpee tampak jernih dengan gradasi warna biru tua dan tosca muda di bagian tepi. Ombak Samudra Hindia yang kuat sesekali menghantam karang, menciptakan semburan buih putih yang menambah kesan liar namun menawan.
Jika melihat lebih dekat, di salah satu sisi Ujong Eumpee terdapat semacam ‘jendela’ alami di karang, sebuah lubang bolong yang menjadi frame sempurna untuk mengabadikan momen. Area ini sangat ideal bagi mereka yang mencari spot berfoto yang unik dengan latar belakang laut dan langit yang luas.
Tak jauh dari tebing karang, terdapat juga area pantai berpasir putih kecokelatan yang lebih tenang. Area pantai kecil ini diapit oleh formasi batuan, menjadikannya teluk tersembunyi yang damai, tempat pengunjung bisa duduk santai mendengarkan deburan ombak yang lebih lembut. Keindahan pantai ini semakin lengkap dengan pulau-pulau kecil dan perbukitan yang membentang di kejauhan, menciptakan panorama horizon yang berlapis.
Ujong Eumpee adalah perwujudan sempurna dari ketenangan dan keindahan alam yang belum tersentuh. Tempat ini sangat cocok bagi mereka yang ingin melepaskan diri sejenak dari kesibukan, duduk di atas batu karang, merenung, sambil menghirup udara laut yang segar dan menikmati luasnya horizon. Keindahan tebing, kejernihan laut, dan suasana damai Pulo Aceh menjamin Ujong Eumpee akan menjadi kenangan yang tak terlupakan.











Leave a comment