Home News 10 kecamatan di Aceh Utara dilanda banjir
News

10 kecamatan di Aceh Utara dilanda banjir

Share
BPBA sebut pengungsi banjir di Aceh sudah kembali ke rumah
Ilustrasi, sekelompok anak bermain banjir di Desa Nibong Baroh, Kecamatan Nibong, Kabupaten Aceh Utara, Rabu (21/12/2022). ANTARA/HO/Dok Warga
Share

POPULARITAS.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Utara menyatakan sebanyak 10 kecamatan di daerah itu dilanda banjir akibat hujan yang mengguyur sejak beberapa hari terakhir.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Aceh Utara Mulyadi, Rabu (21/12/2022), mengatakan banjir tersebut juga menyebabkan sebagian warga mengungsi.

“Jumlah warga yang mengungsi masih dalam pendataan. Banjir mulai memasuki pemukiman warga sejak Selasa (20/12) sore. Ketinggian air berkisar 30 sampai 100 centimeter,” kata Mulyadi.

Adapun kecamatan yang terendam banjir yakni Kecamatan Matang Kuli meliputi 15 desa, Kecamatan Banda Baro sembilan desa, Kecamatan Samudera lima desa.

Kecamatan Syamtalira Baru tiga desa, Kecamatan Cot Girek dan Kecamatan Lhoksukon masing-masing dua desa. Kecamatan Nibong, Kecamatan Syamtalira Aron dan Kecamatan Simpang Keramat masing-masing satu desa.

“Sementara, di Kecamatan Nisam banjir mengakibatkan jalan longsor di Desa Seuneubok. Selain merendam rumah warga, banjir juga menggenangi dua sekolah dan 230 hektare persawahan di Kecamatan Matang Kuli,” katanya.

Mulyadi mengatakan bencana banjir yang melanda Kabupaten Aceh Utara terjadi akibat hujan deras dalam sepekan terakhir, sehingga menyebabkan Krueng (sungai) Keureuto, Krueng Pirak dan Krueng Pase meluap.

Saat ini, kata Mulyadi, petugas masih mendata warga terdampak banjir serta menyalurkan bantuan masa panik da memantau situasi maupun kondisi di wilayah bencana.

Mulyadi mengimbau masyarakat tetap siaga dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir dan bencana lainnya, mengingat kondisi cuaca saat ini tergolong ekstrem.

“Curah hujan dalam beberapa hari ini meningkat, masyarakat diharapkan tetap waspada. Tim BPBD selalu siaga dan memantau wilayah rawan banjir serta mempersiapkan penanganan tanggap darurat ketika banjir,” kata Mulyadi. (ant)

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Wagub Aceh Minta Kabupaten/Kota Perkuat Koordinasi dengan BWS dan BPJN

POPULARITAS.COM — Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah (Dek Fadh) meminta pemerintah kabupaten/kota memperkuat...

News

Bupati Pidie Alokasikan Anggaran Rp125,6 M Untuk Gaji Tenaga PPPK-PW

POPULARITAS.COM – Pemerintah Pidie, telah mengalokasikan anggaran dana sebesar ratusan miliar rupiah...

EdukasiNews

Peringati Hardikda Aceh, Rektor USK Tegaskan Pendidikan Bukan Hanya Mengejar Angka dan Prestasi

POPULARITAS.COM – Rektor Universitas Syiah Kuala (USK) Profesor Mirza Tabrani, mengingatkan agar pendidikan...

News

Serapan TKD Bencana Sangat Rendah, Bupati Pidie Jaya Murka

POPULARITAS.COM – Serapan anggaran recovery pasca bencana Hidrometeorologi Pidie Jaya bersumber dana...