POPULARITAS.COM – Hingar bingar di Kota Madrid, Spanyol, Senin 20 Juli 2026. Tak kurang dari 1,8 juta warga, padati seluruh sudut tempat. Semuanya larut dalam perayaan kemenangan tim Matador sebagai kampiun Piala Dunia 2026.
Para skuad tim Spanyol, menaiki bus atap terbuka dan menyapa jutaan warga yang telah memadati jalan-jalan di kota itu.
Perayaan dimulai setelah rombongan Spanyol tiba dari Amerika Serikat dan menjalani dua agenda kenegaraan. Parade bergerak dari kawasan Moncloa, melintasi sejumlah ruas utama ibu kota, kemudian berakhir dengan pesta di Plaza de Cibeles.
Spanyol meraih gelar Piala Dunia kedua setelah mengalahkan Argentina 1-0 melalui perpanjangan waktu pada final di New York New Jersey Stadium, East Rutherford, Minggu (19/7/2026). Ferran Torres mencetak gol penentu pada menit ke-106.
Kemenangan tersebut mengakhiri penantian Spanyol selama 16 tahun. La Roja sebelumnya menjadi juara dunia untuk pertama kalinya setelah menaklukkan Belanda pada final Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan.
Rombongan yang terdiri atas 26 pemain, jajaran pelatih, dan pengurus federasi tiba di Madrid pada Senin siang. Para pemain mendapat waktu untuk makan dan beristirahat sebelum memulai rangkaian penyambutan.
Kunjungan resmi pertama berlangsung di Istana Zarzuela. Raja Felipe VI dan Ratu Letizia menerima para pemain bersama Putri Leonor serta Infanta Sofia untuk memberikan ucapan selamat atas keberhasilan mereka.
Rodri dan kawan-kawan selanjutnya mendatangi Istana Moncloa untuk mengikuti penyambutan pemerintah. Perdana Menteri Spanyol Pedro Sánchez mengapresiasi permainan, kerja keras, dan pencapaian seluruh anggota tim.
“Terima kasih kepada pelatih dan para pemain atas gaya permainan, perjuangan, dan kemenangan ini. Kami benar-benar menikmati permainan kalian,” ujar Sánchez.
Setelah agenda resmi berakhir, para pemain menaiki bus atap terbuka yang dihiasi foto skuad. Tulisan Stars shine together atau “Bintang-bintang bersinar bersama” terpampang pada kendaraan tersebut.
Parade dimulai dari simpang transportasi Moncloa. Bus kemudian bergerak menyusuri Calle Princesa, melewati Alberto Aguilera, lalu menuju Plaza de Colón.
Rombongan sempat melintasi Plaza de la Selección yang berada di kawasan Plaza de Colón. Lokasi itu sebelumnya menjadi pusat berkumpulnya pendukung Spanyol untuk menyaksikan pertandingan Piala Dunia 2026 melalui layar raksasa.
Sepanjang perjalanan, para pemain membawa trofi Piala Dunia dan mengenakan kaus bertuliskan Somos Campeones atau “Kami Juara”. Mereka menari, bernyanyi, dan menyapa pendukung yang memenuhi sisi jalan.
Pesta Berakhir di Plaza de Cibeles
Plaza de Cibeles menjadi lokasi terakhir parade sekaligus panggung utama perayaan. Pemerintah setempat memperkirakan sekitar 120.000 orang berada di kawasan tersebut, sedangkan jumlah pendukung di sepanjang rute mencapai 1,8 juta orang.
Para pemain diperkenalkan satu per satu dengan lagu pilihan masing-masing. Álex Baena, yang merayakan ulang tahun ke-25, mendapat kesempatan memasuki panggung sambil membawa trofi Piala Dunia.
Penyanyi Aitana, Ana Mena, dan Lola Índigo turut menghibur para pendukung. Penyerang Borja Iglesias sempat bertindak sebagai disjoki, sementara rekan-rekannya menari di atas panggung.
Perayaan ditutup dengan seluruh pemain dan jajaran pelatih kembali mengangkat trofi di hadapan pendukung. Plaza de Cibeles selama ini dikenal sebagai salah satu pusat perayaan keberhasilan sepak bola di Madrid.
“Merupakan pengalaman yang emosional dan membanggakan bisa mewakili negara yang luar biasa dengan pendukung penuh semangat. Kami dipenuhi kebahagiaan,” kata De la Fuente.










Leave a comment