POPULARITAS.COM –Anggota DPD RI asal Aceh, Sudirman atau Haji Uma mengatakan sebanyak 359 rumah warga di Desa Gedumbak, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara hilang atau sudah rata dengan tanah akibat bencana banjir dan longsor di Aceh beberapa hari yang lalu.
“Desa ini nyaris rata dengan tanah. Dari sekitar 400 rumah warga, hanya 41 unit yang masih terlihat sisa bangunannya,” kata Haji Uma saat datang langsung ke lokasi, Sabtu (6/12/2025).
Haji Uma menjelaskan, sebagian besar rumah hanyut terseret arus deras atau tertimbun tumpukan kayu dan material lumpur yang datang secara tiba-tiba.
Tak hanya itu, lanjut Haji Uma, enam warga dilaporkan meninggal dunia sebagian hilang dan hingga kini belum berhasil ditemukan.
“Itu baru di Desa Gedumbak, belum termasuk wilayah desa dan kecamatan lain yang juga terdampak,” ujarnya.
Haji Uma menegaskan berdasarkan informasi warga dan perangkat desa, masifnya tumpukan kayu dari kawasan hulu menjadi pemicu utama banjir bandang tersebut.
Diperkirakan lebih dari 150 hektare area hulu dipenuhi kayu yang kemudian terseret ke permukiman warga saat debit air meningkat tajam.
“Di lokasi, saya melihat langsung rumah-rumah yang tertimbun. Bahkan sudah tercium bau menyengat yang diduga berasal dari jenazah yang masih tertimbun material kayu,” kata Haji Uma.
Haji Uma mendesak pemerintah pusat untuk memberi perhatian penuh pada bencana di Sumatra dan menjadikan penanganannya sebagai prioritas nasional.
“Pemulihan desa ini tidak mungkin dilakukan dalam waktu singkat. Saya meminta pemerintah segera menyalurkan bantuan mendesak, terutama air bersih, obat-obatan, dan bahan makanan. Warga tidak boleh dibiarkan menghadapi penderitaan berkepanjangan,” tegasnya.
Haji Uma berharap seluruh pihak dapat bergandengan tangan membantu masyarakat Desa Gedumbak yang kini berjuang memulai kembali kehidupan mereka dari awal.











Leave a comment