Home Ekonomi 50 Ribu Ton Batu Bara di Ekspor ke India lewat Calang
EkonomiNews

50 Ribu Ton Batu Bara di Ekspor ke India lewat Calang

Share
Ilustrasi pekerja menggunakan alat berat melakukan bongkar muat batu bara di pier 1 Pelabuhan PT Karya Citra Nusantara (KCN), Marunda, Jakarta Utara | Foto: ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA
Share

POPULARITAS.COM – Sebanyak 50 ribu ton batu bara asal Aceh Barat akan diekspor ke India lewat Pelabuhan Calang, Desa Bahagia Kecamatan Krueng Sabee, Aceh Jaya.

“Ekspor batu bara ini akan dilakukan lewat Calang dan untuk persiapannya telah mencapai 40 persen,” kata Pejabat Pembuat Komitmen Pelabuhan Calang, Azwana Amru Harahap seperti dilansir laman Antara, Rabu (20/10/2021).

Ia menjelaskan untuk persiapan pelaksanaan kegiatan ekspor seperti kapal tongkang untuk mengangkut batu bara sudah tiba di pelabuhan Calang dan kapal besarnya rencananya tiba di laut Aceh Jaya pada tanggal 30 Oktober 2021.

Ia mengatakan batu bara tersebut dibawa dari Meulaboh Kabupaten Aceh Barat oleh PT Prima Bara Mahadana.

“Kami berharap kegiatan tersebut dapat berjalan dengan lancar tidak ada kendala apapun, kami pihak Pelabuhan selalu melayani dengan harapan Pelabuhan ke depan semakin maju,” katanya.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
EkonomiHeadline

Satu minggu, investor asing jual saham BCA, BMRI, dan BRI senilai Rp4,01 triliun

POPULARITAS.COM – Triliunan dana asing yang terpakir di sejumlah bank nasional, kurun...

KesehatanNews

Kemenkes Ingatkan Bahaya Asap Karhutla, Anak-anak dan Ibu Hamil Rentan Terdampak

POPULARITAS.COM – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengingatkan masyarakat di wilayah terdampak kebakaran hutan...

NewsSepakbola

Persiraja Ditahan Imbang di Kandang

POPULARITAS.COM – Persiraja Banda Aceh harus puas berbagi poin setelah bermain imbang...

News

Sekjen PBB António Guterres Tiba di Indonesia untuk Bahas Isu Global

POPULARITAS.COM – Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (Sekjen PBB), António Guterres, tiba di...