Home Internasional Badai Milton terjang Florida Amerika Serikat, 17 warga tewas
Internasional

Badai Milton terjang Florida Amerika Serikat, 17 warga tewas

Share
Badai Milton terjang Florida Amerika Serikat, 17 warga tewas
Foto yang diabadikan pada 10 Oktober 2024 ini menunjukkan pohon-pohon yang tumbang usai Badai Milton di Tampa, Florida, Amerika Serikat (AS). FOTO : Xinhua
Share

POPULARITAS.COM – Badai Milton yang menerjang negara bagian Florida, Amerika Serikat, sebabkan kerugian korban jiwa dan juga hancurkan sejumlah fasilitas publik. Menurut data pihak berwenang negara itu, dilaporkan jumlah warga yang tewas capai 17 orang.

Badan berwenang negara itu melaporkan, dari 17 warga AS yang meninggal, lima orang yang tewas akibat tornado yang menghantam St. Lucie County di pesisir timur Florida.

Di St. Lucie County, sebuah kabupaten pesisir, lima orang meninggal dunia, termasuk setidaknya satu korban ditemukan di Spanish Lakes Country Club Village, sebuah komunitas pensiunan berusia 55 tahun ke atas, kata Juru Bicara St.Lucie County Erick Gill.

“Saya tidak bisa memastikan bahwa semua korban jiwa berasal dari lingkungan Spanish Lakes yang paling terdampak,” kata Gill kepada NBC News. “Saya tidak tahu apakah semuanya dari sana, tapi saya tahu ada lebih dari satu.”

Hampir 48 jam setelah Badai Milton menerjang daratan Florida, sekitar dua juta pelanggan listrik masih mengalami pemadaman di negara bagian itu.

Pada puncak badai, lebih dari tiga juta pelanggan listrik di seluruh Florida mengalami pemadaman, tetapi upaya pemulihan sedang dilakukan, dan listrik perlahan mulai pulih.

Wilayah yang mengalami dampak terparah  terpusat di sepanjang pantai barat Florida, tempat Badai Milton pertama kali menerjang daratan.

Kabupaten Pinellas, Hillsborough, Manatee, dan Sarasota mengalami kerusakan signifikan.

Florida Power & Light melaporkan sekitar 65.000 pelanggan masih belum mendapat aliran listrik pada Jumat, meskipun perusahaan tersebut telah berhasil memulihkan layanan listriknya untuk sekitar 1,3 juta pelanggan.

Hingga hampir sepekan setelah badai melanda, pemulihan penuh aliran listrik masih menjadi tantangan. Tingkat pemulihan listrik di beberapa county (kabupaten) mungkin tidak mencapai 95 persen.

Hingga Kamis, County yang diperkirakan mencapai tingkat persentase pemulihan tersebut antara lain Brevard, Charlotte, DeSoto, Flagler, Indian River, Manatee, Sarasota, Seminole, dan Volusia.

Share

Berita Terbaru

NewsSepakbola

Wow! Bola Tangan Tuhan Maradona Terjual Rp 59,47 Miliar POPULARITAS.COM – Bola yang digunakan Diego Maradona saat mencetak gol kontroversial “Tangan Tuhan” dan “Gol Abad Ini” pada Piala Dunia 1986 terjual seharga US$ 3,355 juta atau sekitar Rp 59,47 miliar dalam sebuah lelang. Bola Adidas Azteca tersebut digunakan dalam pertandingan perempat final Piala Dunia 1986 antara Argentina dan Inggris di Stadion Azteca, Mexico City, pada 22 Juni 1986. Argentina menang 2-1 berkat dua gol Maradona. Dikutip dari AS, Senin (24/8/2026), bola tersebut dilelang Heritage Auctions setelah sebelumnya menjadi salah satu memorabilia sepak bola paling bersejarah yang berada di tangan kolektor. Nilai penjualan US$ 3,355 juta masih jauh di bawah perkiraan awal sekitar US$ 10 juta. Meski demikian, Heritage Auctions menyebut penjualan itu mencetak rekor untuk memorabilia sepak bola nonjersei. Bola tersebut memiliki nilai sejarah karena digunakan dalam dua momen berbeda yang hanya terpaut empat menit. Maradona mencetak gol pertama pada menit ke-51. Dalam duel udara dengan kiper Inggris Peter Shilton, Maradona menggunakan tangannya untuk menyentuh bola hingga masuk ke gawang. Wasit asal Tunisia Ali Bin Nasser tetap mengesahkan gol tersebut karena tidak melihat pelanggaran tangan. Teknologi video assistant referee (VAR) belum digunakan pada masa itu. Maradona kemudian menyebut gol kontroversial tersebut tercipta “sedikit dengan kepala Maradona dan sedikit dengan tangan Tuhan”. Sejak saat itu, gol tersebut dikenal luas sebagai gol “Tangan Tuhan”. Empat menit berselang, Maradona kembali mencetak gol, tetapi kali ini dengan aksi individu yang kemudian dikenang sebagai “Gol Abad Ini”. Kapten Argentina tersebut menggiring bola melewati sejumlah pemain Inggris sebelum menaklukkan Shilton untuk membawa Argentina unggul 2-0. Inggris memperkecil ketertinggalan melalui Gary Lineker pada menit ke-81, tetapi Argentina tetap mempertahankan kemenangan 2-1. Bola pertandingan tersebut kemudian disimpan oleh Ali Bin Nasser selama lebih dari 3 dekade. Menurut dokumen asal-usul barang yang disertakan dalam lelang, bola itu digunakan sepanjang pertandingan dan tidak diganti, termasuk ketika Maradona mencetak kedua gol bersejarahnya. Bola yang sama sebelumnya pernah dilelang pada 2022 dan terjual sekitar US$ 2,37 juta. Barang tersebut kembali masuk pasar lelang sebelum akhirnya terjual dengan harga lebih tinggi pada Agustus 2026. Spesialis lelang Heritage Auctions Mike Provenzale menyebut bola tersebut sebagai barang yang unik dan memiliki posisi penting dalam sejarah sepak bola. “Ini benar-benar barang satu-satunya. Bisa dibilang salah satu benda sepak bola paling penting yang pernah ada,” ujarnya. Kemenangan atas Inggris membawa Argentina melaju ke semifinal. Maradona dan kawan-kawan kemudian mengalahkan Belgia sebelum menundukkan Jerman Barat di final untuk meraih gelar Piala Dunia kedua Argentina. Piala Dunia 1986 juga menjadi satu-satunya trofi Piala Dunia yang diraih Maradona sepanjang kariernya.

Tulisan Terkait
Internasional

Jubir Menlu Iran : Belum Ada undangan resmi bergabung di Perjanjian Pertahanan Mekkah

POPULARITAS.COM – Tentang isu, adanya permintaan tiga negara, yakni Arab Saudi, Pakistan,...

InternasionalNews

Dituduh Terlibat Narkoba oleh Amerika, Gubernur Meksiko Mundur dari Jabatannya

POPULARITAS.COM –  Gubernur Sinaloa, Meksiko, Ruben Rocha Moya kembali mengundurkan diri sehari...

InternasionalNews

Orang Tertua di Dunia Rayakan Ulang Tahun ke-117

POPULARITAS.COM – Orang tertua di dunia, Ethel Caterham merayakan ulang tahun ke-117...

InternasionalNews

Orang Tertua di Dunia Rayakan Ulang Tahun ke-117

POPULARITAS.COM – Orang tertua di dunia, Ethel Caterham merayakan ulang tahun ke-117...