Home Internasional Dituduh Terlibat Narkoba oleh Amerika, Gubernur Meksiko Mundur dari Jabatannya
InternasionalNews

Dituduh Terlibat Narkoba oleh Amerika, Gubernur Meksiko Mundur dari Jabatannya

Share
Gubernur Sinaloa, Meksiko, Ruben Rocha Moya. Foto : HO | popularitas.com
Share

POPULARITAS.COM –  Gubernur Sinaloa, Meksiko, Ruben Rocha Moya kembali mengundurkan diri sehari setelah kembali menjabat. Rocha tengah dicari Amerika Serikat atas tuduhan perdagangan narkoba.

Dikutip dari AFP, Minggu (23/8/2026), Rocha membagikan dokumen di X pada Sabtu (22/8/2026) yang meminta kongres negara bagian mengesahkan “cuti sementara dengan durasi tidak terbatas, melebihi 30 hari.”

Sehari sebelumnya, Jumat, Rocha mengatakan melalui platform yang sama akan kembali memimpin Sinaloa. Ia meninggalkan jabatan tersebut pada Mei untuk menghadapi penyelidikan jaksa Meksiko.

Pengumuman Rocha menuai kritik dari Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum. Ia mengatakan pada Sabtu “tidak ada kepentingan pribadi yang dapat ditempatkan di atas kepentingan rakyat” dan Meksiko, tanpa menyebut nama Rocha secara eksplisit dalam unggahannya.

“Kekuasaan tanpa prinsip menjadi kesombongan; kekuasaan tanpa batas menjadi penyalahgunaan,” katanya.

Ketika ditanya wartawan mengenai Rocha, pemimpin sayap kiri tersebut merujuk mereka pada unggahannya.

“Saya mengetahuinya melalui cuitannya,” kata Sheinbaum kepada wartawan tentang kembalinya Rocha ke pekerjaannya.

“Saya hanya memposting sesuatu di X hanya itu yang ingin saya katakan,” sambungnya.

Departemen Kehakiman AS mendakwa Rocha dan sembilan pejabat lain dari partai Morena yang berkuasa pada April. Mereka juga menuntut ekstradisi para pejabat tersebut karena diduga berkolusi dengan Kartel Sinaloa untuk mendistribusikan narkoba di Amerika Serikat.

Kasus tersebut menjadi kali pertama AS secara terbuka mendakwa seorang politikus Meksiko yang sedang menjabat.

Pada Jumat, Rocha menegaskan dirinya “tidak melakukan kejahatan apa pun” dan kembali menjabat “dengan hati nurani yang bersih dan kepala tegak.”

Pria berusia 77 tahun itu merupakan sekutu Sheinbaum dan sangat dekat dengan mentornya, mantan Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador.

Presiden AS Donald Trump menggunakan ancaman tarif untuk menuntut Meksiko menggandakan upayanya dalam perang melawan narkoba.

Partai Republik kerap menuding Meksiko diperintah politisi yang terkait dengan perdagangan narkoba. Mereka juga menawarkan dukungan militer kepada Sheinbaum, tetapi ditolak karena Sheinbaum menentang intervensi semacam itu.

 

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Plt Sekda Aceh dan Pimpinan DPRA Teken Persetujuan Bersama KUA-PPAS Aceh 2027

BANDA ACEH – Pemerintah Aceh bersama Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) menandatangani...

News

Ngopi sore jurnalis dan DPR Aceh, bahas revisi UUPA hingga dana TKD 

POPULARITAS.COM – Sejumlah anggota DPR Aceh datangi markas wartawan di Sekber Jurnalis...

Bank Aceh dan Komisi III DPRA bahas optimalisasi PAD
News

Bank Aceh dan Komisi III DPRA bahas optimalisasi PAD

POPULARITAS.COM – Bank Aceh dan Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA)...