POPULARITAS.COM – Bahlil Lahadalia, Jumat 10 Juli 2026 malam, resmi melantik kepengurusan DPD Partai Golkar Aceh. Acara tersebut, dilangsungkan di Banda Aceh.
Pelantikan pengurus DPD Partai Golkar Aceh dibawah kepemimpinan M Salim Fakhry itu, ditandai dengan penyerahan petaka sebagai simbol telah sahnya susunan kepengurusan partai berlogo beringin itu di provinsi ujung barat Sumatra itu.
Sebelum melantik, Bahlil meminta komitmen seluruh pengurus dengan menanyakan kesediaan mereka menjadi pengurus DPD Partai Golkar Aceh dan berjuang demi kejayaan partai. Dua pertanyaan tersebut dijawab serempak dengan kata “bersedia” oleh para pengurus baru.
Selanjutnya, para pengurus mengikuti pembacaan ikrar pelantikan. Mereka berjanji menjalankan amanah sebagai pengurus dengan sebaik-baiknya, menjaga nama baik partai, mematuhi Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), serta bekerja keras mewujudkan kejayaan Partai Golkar dalam membangun masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
Golkar Aceh Siap Gelar Musda XII, Dukungan Mengarah ke Salim Fakhry
“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, dan memohon ridho dari seluruh senior dan keluarga besar Partai Golkar, saya, Bahlil Lahadalia, Ketua Umum DPP Partai Golkar, menyerahkan panji kebesaran Partai Golkar untuk dikibarkan di seluruh wilayah Provinsi Aceh. Dengan demikian, saya serahkan,” kata Bahlil.
Saat menerima pataka tersebut, Salim Fakhry menegaskan komitmennya untuk membawa Partai Golkar meraih kemenangan di Aceh.
“Saya, Haji M. Salim Fakhry, Ketua Partai Golkar Provinsi Aceh, siap mengibarkan panji-panji Partai Golkar dan memenangkan Partai Golkar di Provinsi Aceh,” kata Salim yang disambut tepuk tangan kader.
Dalam sambutannya, Salim mengatakan kepengurusan baru Golkar Aceh telah disusun dengan mengakomodasi berbagai kalangan, termasuk memenuhi keterwakilan perempuan sebesar 30 persen.”Hari ini kepengurusan Partai Golkar Aceh sudah lengkap. Kuota 30 persen perempuan kami penuhi. Ada yang tua, yang muda, praktisi, mahasiswa, pengusaha, dan unsur lainnya,” ujarnya.
Salim menyebut saat ini Golkar Aceh memiliki 88 anggota DPRK, sembilan anggota DPRA, dan tiga anggota DPR RI. Menurutnya, capaian tersebut belum menjadi target akhir.
“Kami tidak berpuas dulu, Pak Ketum (Bahlil Lahadalia), insyaallah akan kami tambah. Kami tidak seperti orang lain mengatakan “mesti sekian”, kami tidak. Cuma nanti Bapak Ketum buktikan,” kata Salim.








Leave a comment