POPULARITAS.COM – Gedung asrama Dayah Najmul Hidayah Al Aziziyah di Meunasah Subung Cot Meurak Kecamatan Samalanga Kabupaten Bireuen ambruk ke sungai akibat longsor dan amblasnya pengaman tebing di sana, tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut.
“Alhamdulillah tidak ada korban, karena santri sudah diungsikan dari semalam ke masjid pasantren, Allah maha kuasa,” kata Pembina Dayah Najmul Hidayah Al Aziziyah, Tgk Adli Abdullah, Rabu (26/11/2025).
Tgk Adli menyampaikan, lokasi bangunan asrama putra di dayah yang dipimpin
Tgk Tarmizi M Daud Al Yusufy atau Waled Ar tersebut memang berada di tepi sungai setempat. Kemudian, karena arus yang deras, pengaman tebing sungai hancur hingga berujung ambruknya gedung.
”Longsor disebabkan batu gajah yang dipasang (pengaman tebing sungai) tidak sesuai,” ujarnya.
Tgk Adli memjelaskan, tebing sungai di sana yang dibangun menggunakan batu gajah itu dipastikan tidak sesuai karena sudah pernah diproses hukum, terpidananya sudah menjalani hukuman.
“Tembok pengaman sungai dibangun tahun 2016, dan pernah bermasalah jebol karena banjir bandang yang melanda sungai Krueng Batee Iliek,” ujarnya.
Tgk Adli memperkirakan, kerugian materi akibat robohnya bangunan asrama pesantren tersebut mencapai Rp6 miliar lebih.
Tgk Adli menjelaskan, para santri saat ini sudah mengungsi ke masjid dayah setempat, mereka sudah dievakuasi sebelum bangunan runtuh. Kini, mereka kehilangan tempat tinggal, pakaian dan peralatan lainnya.
Adli menegaskan, untuk pesantren sendiri saat ini membutuhkan penanganan darurat dari pemerintah, khususnya dapur umum dan pakaian untuk digunakan santri.
“Kita butuh dapur darurat dan pakaian pengganti bagi santri yang menghuni asrama ini mencapai 329 orang,” pungkasnya.











Leave a comment