Home News Bencana hidrometeorologi mengintai Aceh, masyarakat diminta waspada
News

Bencana hidrometeorologi mengintai Aceh, masyarakat diminta waspada

Share
Petugas mengevakuasi warga yang tertimbun longsor di Bener Meriah, Senin (12/4/2022). Foto: BPBA
Share

POPULARITAS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta warga Aceh agar mewaspadai bencana hidrometeorologi yang masih mengintai daerah ujung barat Sumatra itu.

Bencana hidrometeorologi tersebut seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang di daerah itu yang dipicu oleh potensi curah hujan dengan intensitas tinggi dalam beberapa hari ke depan.

“Warga perlu mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang akibat hujan deras,” kata Prakirawan BMKG Kelas I Sultan Iskandar Muda Aceh Arum Adha Larasati, dikutip dari laman Antara, Sabtu (8/7/2023).

Ia menjelaskan, potensi curah hujan disertai petir dan angin kencang itu karena adanya belokan angin dan pusat tekanan rendah di Samudera Hindia bagian barat Aceh sehingga dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di Provinsi Aceh.

“Pertumbuhan awan hujan ini diprediksikan terjadi hampir di seluruh wilayah Aceh untuk tiga hari ke depan,” katanya.

Ia menyebutkan beberapa daerah yang berpotensi hujan sedang hingga deras, yakni Kabupaten Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, Aceh Timur, Aceh Tamiang, Langsa, Aceh Utara, Lhokseumawe, Bireuen, Pidie, Pidie Jaya.

Kemudian, Bener Meriah, Aceh Tengah, Gayo Lues, Aceh Tenggara, Subulussalam, Aceh Barat, Aceh Jaya, Aceh Besar, Banda Aceh, Sabang, Aceh Singkil, dan Simeulue.

“Warga agar tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi yang dapat terjadi. Jika tidak mendesak hindari beraktivitas di luar rumah,” kata Arum.

Ia menambahkan, kondisi cuaca dalam tiga hari ke depan juga berpengaruh terhadap wilayah pesisir Aceh dan penyeberangan laut dengan tinggi gelombang dapat mencapai 4 meter di sejumlah wilayah Tanah Rencong itu, di antaranya di wilayah perairan utara Sabang, Samudera Hindia barat Aceh, dan perairan barat Aceh.

“Kondisi gelombang laut rute penyeberangan Banda Aceh-Sabang tergolong sedang berkisar antara 1,25-2,50 meter. Kecepatan angin berkisar 30 km per jam dan suhu udara di Aceh berkisar antara 24-33 derajat Celsius,” ujarnya.

Di sisi lain, untuk saat ini kondisi fenomena El Nino di Aceh lemah. Namun, secara umum tetap berdampak berkurangnya curah hujan di beberapa wilayah Aceh.

“Untuk prakiraan bulan Juli 2023 sebagian besar wilayah di Provinsi Aceh sudah memasuki puncak musim kemarau,” ujarnya.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Mualem Intruksikan Distanbun Pacu Penanganan Petani Terdampak Bencana

POPULARITAS.COM – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), mengarahkan Pelaksana Tugas Kepala Dinas...

News

Bupati Sibral Malasyi Tunjuk Rahmat Rizal Sebagai Plt Kadis Pertanahan Pidie Jaya

POPULARITAS.COM – Bupati Sibral Malasyi menunjuk Kepala Bagian Hukum Rahmat Rizal sebagai...

Ribuan ASN Pemrov Aceh akan dikirim ke Aceh Tamiang
News

Kemenag Pulihkan 776 Rumah Ibadah Lintas Agama Pascabencana Sumatera

POPULARITAS.COM – Kementerian Agama (Kemenag) memulihkan sedikitnya 776 rumah ibadah lintas agama...

NewsSyariat Islam

Plt. Sekda Lepas Kafilah Aceh Mengikuti MTQ Tingkat Nasional ke-31

POPULARITAS.COM – Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Taufik, secara resmi...