Home News Butuh Rp27,5 triliun pulihkan kembali Aceh Utara pascabencana
News

Butuh Rp27,5 triliun pulihkan kembali Aceh Utara pascabencana

Share
Sebanyak 359 rumah warga di Desa Gedumbak, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara hilang atau sudah rata dengan tanah akibat bencana banjir dan longsor di Aceh. Poto: Fauzan| popularitas.com
Share

POPULARITAS.COM – Pemerintah Kabupaten Aceh Utara membutuhkan anggaran sebesar Rp27,5 triliun untuk melakukan pemulihan kembali pascabencana banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah tersebut.

“Berdasarkan dokumen sementara rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana, anggaran ini mencakup berbagai sektor yang mengalami kerusakan serius,” kata Juru Bicara Pemkab Aceh Utara, Muntasir Ramli, Rabu (21/1/2025)

Muntasir mengatakan, banjir bandang telah mengakibatkan kerusakan signifikan pada infrastruktur jalan dan jembatan, perumahan dan permukiman warga, fasilitas pendidikan dan kesehatan, sarana ibadah, hingga sektor sosial ekonomi masyarakat.

 Muntasir menjelaksan, kondisi penanganan bencana di lapangan telah menunjukkan perkembangan positif, khususnya pada fase tanggap darurat. 

Oleh karena itu, lanjut Muntasir, Forkopimda merekomendasikan agar status penanganan bencana dialihkan ke Masa Transisi selama tiga bulan, terhitung mulai 25 Januari 2026.

Muntasir mengatakan, dokumen rehabilitasi dan rekonstruksi pasc bencanayang dibahas akan segera disepakati dan ditandatangani bersama Forkopimda sebagai dokumen awal perencanaan. 

“Selanjutnya, dokumen tersebut akan diperbarui berdasarkan hasil validasi dan verifikasi lapangan yang masih terus berlangsung,” ujarnya.

Bupati Aceh Utara, kata Muntasir, telah menginstruksikan BPBD Aceh Utara bersama tim lintas sektor untuk melanjutkan pendataan dan pemutakhiran data rumah warga terdampak banjir agar bantuan dan program pemulihan dapat disalurkan secara tepat sasaran.

Selain itu, Muntasir juga menyebutkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diminta segera mengoptimalkan kembali pelayanan publik selama masa transisi, terutama di sektor kesehatan, pendidikan, dan pelayanan keagamaan. 

“Pemerintah daerah juga akan mengaktifkan kembali gotong royong Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai bentuk dukungan percepatan pemulihan wilayah terdampak,” pungkasnya.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
InternasionalNews

Pasar Saham Israel Bisa Merosot Tajam jika Netanyahu Terpilih Lagi

POPOULARITAS.COM – Pasar saham Israel berpotensi menghadapi tekanan jika Perdana Menteri Benjamin...

News

Sirkulasi Siklonik Terdeteksi di Utara Aceh, BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat

POPULARITAS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi potensi pembentukan sirkulasi...

News

Polres Pidie Jaya gagalkan pengangkutan ilegal 290 liter solar subsidi

POPULARITAS.COM – Tim Satuan Reserse Kriminal Polres Pidie Jaya, menggagalkan pengangkutan ilegal...

InternasionalNews

Sengketa Hak Asuh Hewan Peliharaan Meningkat di China

POPULARITAS.COM – Sengketa hak asuh hewan peliharaan semakin menjadi perhatian di China,...