POPULARITAS.COM – Menteri Luar Negeri China Wang Yi dan Menteri Luar Negeri Nepal Shishir Khanal sepakat memperkuat kerja sama dalam penanganan darurat dan penyaluran bantuan setelah banjir bandang lintas batas menewaskan sedikitnya 633 orang dan menyebabkan ribuan lainnya hilang.
Kesepakatan tersebut dicapai dalam pembicaraan melalui sambungan telepon pada Sabtu (29/8/2026).
Khanal menyampaikan bahwa kedua diplomat turut menyampaikan dukacita mendalam atas jatuhnya korban jiwa serta kerusakan parah yang terjadi di kedua negara.
Khanal kembali menegaskan komitmen kedua negara untuk memperkuat operasi penyelamatan dan bantuan darurat. Keduanya juga sepakat meningkatkan pertukaran data hidrologi secara langsung (real time).
Menlu Nepal itu turut menyampaikan apresiasi atas dukungan cepat pemerintah China dalam membantu proses evakuasi korban bencana.
Sebagai tindak lanjut permintaan Nepal, Kementerian Manajemen Darurat China mengirimkan sembilan ahli teknis terowongan secara bertahap ke lokasi bencana.
Para ahli tersebut dikerahkan untuk membantu operasi penyelamatan pekerja yang terjebak di dalam terowongan pembangkit listrik tenaga air (PLTA).
Bantuan juga datang dari India. Pemerintah India mengirimkan enam tim ahli forensik ke Kathmandu untuk membantu proses identifikasi korban tewas melalui analisis sampel DNA.
Selain itu, India menerjunkan tim spesialis penyelamatan terowongan yang dilengkapi peralatan berat untuk mendukung operasi pencarian dan penyelamatan.
Kementerian Luar Negeri India mencatat 287 warga negaranya masih dinyatakan hilang di wilayah terdampak. Sementara itu, sebanyak 88 warga India lainnya telah berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.
Banjir bandang yang menerjang wilayah perbatasan Nepal dan China memicu operasi pencarian besar-besaran. Hampir 3.000 orang masih dilaporkan hilang, termasuk wisatawan mancanegara.
Sebelumnya, Presiden China Xi Jinping telah menyampaikan belasungkawa atas bencana tersebut. Xi juga menegaskan kesiapan Beijing untuk terus memberikan dukungan kepada Nepal dalam penanganan dan pemulihan pascabencana.









Leave a comment