Home News China dukung program nuklir Iran
NewsTeknologi

China dukung program nuklir Iran

Share
China dukung program nuklir Iran
lustrasi - Simbol atom dan bendera Iran. (ANTARA/Reuters/Dado Ruvic/Ilustrasi/as)
Share

POPULARITAS.COM – China menegaskan dukungannya kepada Iran untuk memiliki teknologi nuklir bagi kemajuan. Negeri tirai bambu itu juga mendesak pihak lain untuk tetap berkomitmen pada dialog dan negesosiasi.

Hal tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri China Qin Gang kepada Menlu Iran Hossein Amir-Abdollahian, lewat pembicaraan telp antara keduanya, dikutip dari laman Antara, Sabtu (21/1/2023). “China sangat mengharga ketulusan Iran, dan fleksibilitas dalam program nuklir,” katanya.

Qin Gang juga memastikan, negaranya akan memainkan perannya sendiri dalam mendukung negeri para Mullah itu untuk memiliki program nuklir. “China memandang hubungan dengan Iran dalam perspektif strategis,” ujarnya

Qin juga menyampaikan dukungan China untuk Iran dalam menjaga kedaulatan nasional dan integritas teritorialnya.

“China siap bekerja sama dengan Iran untuk menegakkan norma-norma dasar yang mengatur hubungan internasional seperti prinsip tidak mencampuri urusan dalam negeri negara lain, menjaga kepentingan bersama negara-negara berkembang, dan menjaga kewajaran dan keadilan internasional,” tutur Qin.

Melalui panggilan telepon itu, Amir-Abdollahian berterima kasih atas peran konstruktif China.

Amir-Abdollahian mengatakan Teheran akan bekerja sama dengan Beijing “untuk saling mendukung satu sama lain dalam isu-isu terkait kepentingan utama serta integritas teritorial dan kedaulatan masing-masing.”

“Iran mendukung China dalam memainkan peran yang lebih besar dalam mempromosikan pembangunan komunitas dengan masa depan bersama bagi umat manusia, dan bersedia memperkuat kerja sama di bawah kerangka kerja ini,” ujar dia.

Amir-Abdollahian juga memberi pengarahan kepada Qin tentang kemajuan terbaru dalam pembicaraan tentang pengaktifan kembali Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA).

Sementara itu, Amerika Serikat dan sekutu-sekutu Barat berpendapat bahwa pembicaraan nuklir terhenti karena Iran membuat tuntutan yang tidak ada hubungannya dengan JCPOA, yaitu kesepakatan tentang aktivitas nuklir Iran yang dibentuk pada 2015 kemudian dibatalkan pada 2018 oleh presiden AS saat itu, Donald Trump.

Editor : Hendro Saky

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
KesehatanNews

Kemenkes Ingatkan Bahaya Asap Karhutla, Anak-anak dan Ibu Hamil Rentan Terdampak

POPULARITAS.COM – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengingatkan masyarakat di wilayah terdampak kebakaran hutan...

NewsSepakbola

Persiraja Ditahan Imbang di Kandang

POPULARITAS.COM – Persiraja Banda Aceh harus puas berbagi poin setelah bermain imbang...

News

Sekjen PBB António Guterres Tiba di Indonesia untuk Bahas Isu Global

POPULARITAS.COM – Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (Sekjen PBB), António Guterres, tiba di...

News

Soroti Polemik Jilbab di Azerbaijan, Pengamat Ungkap Potensi Ekonomi Busana Muslim

POPULARITAS.COM – Industri jilbab dan busana Muslim atau modest fashion dinilai memiliki...