POPULARITAS.COM – Cuaca ekstrem berupa angin kencang, terjadi sejak beberapa hari lalu di sejumlah wilayah di Aceh, termasuk kota Banda Aceh. Akibatnya, tidak hanya sebabkan kerusakan rumah-rumah warga, pepohonan tumbang, namun ganggu akses transportasi penyebrangan kapal laut ke Sabang.
Angin kencang juga masih terjadi hingga Minggu 20 Juli 2025. Oleh karna itu, pihak Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Wilayah I Pelabuhan Penyebrangan Aceh, batalkan dua jadwal keberangkatan kapal dari Banda Aceh ke Sabang dan sebaliknya.
Hal itu disampaikan oleh Kepala UPTD Wilayah I Pelabuhan Penyeberangan Aceh, Husaini Jamil dalam keterangannya di Banda Aceh, Minggu (20/7/2025). “Iya, cuaca ekstrem. Jadi setelah diskusi dengan operator dan pihak terkait, dua jadwal keberangkatan kapal kita tunda,” katanya.
Dia menyampaikan hanya satu dari tiga jadwal keberangkatan kapal yang menyeberang dari Pelabuhan Ulee Lheue ke Pelabuhan Balohan hari ini, yaitu pukul 08.00 WIB. Penyeberangan juga bisa dilakukan untuk kapal Roll-On Roll-Off (RORO) atau lambat.
Namun, cuaca tiba-tiba berubah esktrem dengan kecepatan angin mencapai 28 knot pada pukul 09.25 WIB. Kondisi tersebut menyebabkan keberangkatan maupun kedatangan kapal ke Pelabuhan Ulee Lheue, batal.
Pembatalan penyeberangan kapal cepat juga berlaku untuk keberangkatan pukul 16.00 WIB. Sementara untuk kapal RORO, belum ada pemberitahuan pembatalan keberangkatan dan masih berlayar sesuai jadwal.
Husaini mengatakan saat ini kecepatan angin 20 sampai 35 knot. Kondisi gelombang mulai dari 1,75 meter sampai dengan 2,5 meter. “Tidak memaksakan diri untuk berlayar serta senantiasa selalu memonitor perkembangan informasi dan peringatan dini cuaca,” sebutnya.











Leave a comment