Home News Debt Collector yang Tarik Kendaraan Sembarangan Marak di Aceh Tamiang
News

Debt Collector yang Tarik Kendaraan Sembarangan Marak di Aceh Tamiang

Share
Ilustrasi Debt Collector. (Foto: Tribunnews)
Share

ACEH TAMIANG (popularitas.com) – Aksi debt collector di Aceh Tamiang untuk menarik paksa kendaraan warga marak terjadi. Hal ini membuat masyarakat semakin resah, karena modus yang digunakan oleh pihak debt collector dengan cara membohongi pihak kreditur.

Salah satu korbannya ialah M Yasir (39). Kendaraan roda empat milik Yasir ditarik paksa oleh pihak leasing yang menggunakan jasa pihak ketiga atau debt collector, di jalan.

Padahal ia baru saja hendak melunasi kendaraan miliknya. Namun, dihadang oleh debt collector dan kendraannya ditarik. Tak hanya M Yasir, kasus serupa juga dialami oleh warga Desa Sidodadi, Alurgantung, Kecamatan Kejuruan Muda, Purwanto (34). Kendraan miliknya juga ditarik paksa.

Keduanya juga saat ini sudah melaporkan kasus itu ke Polres Aceh Tamiang. Purwanto mengatakan, kejadian penarikan paksa itu dialaminya pada bulan lalu.

“Kejadian ini bulan 1 bulan lalu. Saya telah mendatangi Leasing A di Kota Langsa untuk melakukan pelunasan dengan cara mencicil tetapi pihak Leasing menolak, dan harus dilunaskan dengan tunggakan,” ujarnya, Selasa, 3 Maret 2020. (Irwan)

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Dolar AS Menguat, Harga Obat Naik hingga 10 Persen

POPULARITAS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kembali tertekan hingga...

News

Menlu Sugiono Tegaskan Indonesia Harus Gaul dengan Semua Negara

POPULARITAS.COM – Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, menegaskan bahwa Indonesia harus terus...

KriminalitasNews

Terduga Pelaku Pencurian Beserta Barang Bukti di Abdya Dicokok Polisi

POPULARITAS.COM – Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Aceh Barat Daya...

News

Pemkab Pidie Jaya Cairkan Gaji ASN ke-13

POPULARITAS.COM –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie Jaya, mencairkan gaji ke-13 guna meringankan...