Home Hukum Delapan Warga Aceh Ditangkap di Bandara Riau Terkait Sabu
HukumNews

Delapan Warga Aceh Ditangkap di Bandara Riau Terkait Sabu

Share
Share

PEKAN BARU (popularitas.com) – Petugas Aviation Security Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, Provinsi Riau, berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 32 paket sabu-sabu dengan total berat mencapai lebih dari empat kilogram, Jumat, 28 Juni 2019.

Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Susanto di Pekanbaru, mengatakan terdapat delapan orang pelaku yang mayoritas mereka masih berusia 20 tahun ditangkap dalam pengungkapan tersebut.

“Ada delapan pelaku yang saat ini kita proses. Mereka semua berasal dari Aceh,” katanya.

Ia menjelaskan pengungkapan itu dilakukan petugas keamanan Bandara atau Aviation Security (Avsec) Bandara SSK II Pekanbaru pagi sekitar pukul 05.00 WIB.

Pengungkapan berawal dari kecurigaan petugas Avsec yang melihat gerak gerik kedelapan pelaku saat melewati pemeriksaan di lantai dua gedung Bandara atau tepat sebelum menuju ruang tunggu.

Salah satu kecurigaan itu adalah jenis dan warna sepatu yang mereka gunakan sama persis, yakni bewarna hitam dengan tapak putih. Selain itu, pada saat diperiksa para pelaku juga terlihat gelisah.

“Petugas curiga melihat gelagat mereka. Salah satunya mereka menggunakan sepatu yang sama semua,” ujar Santo.

Dari gelagat mencurigakan itu, petugas kemudian langsung melakukan penggeledahan secara intensif. Hasilnya, ditemukan sabu-sabu yang terbungkus rapi dengan menggunakan plastik hitam di dalam sepatu masing-masing pelaku. Total disita 32 paket sabu-sabu dengan berat mencapai 4,1 kilogram.

Santo menjelaskan polisi saat ini tengah menjalani pemeriksaan intensif kepada para tersangka masing-masing berinisial RS (24), M (30), FN (25), Md (19), SW (21), Ms (22), Mh (19) Dan AH (25).

“Mereka ini semuanya kurir. Nah sekarang kita sedang dalami siapa yang membiayai mereka, menyuruh mereka dan siapa yang menerimanya,” jelasnya.

Santo juga menjelaskan dari pengungkapan sementara terungkap jika mereka baru satu hari di Pekanbaru. Sementara informasi yang diperoleh mereka semua berniat terbang ke Surabaya menggunakan maskapai Lion Air dan memilih jadwal pagi.*

Sumber: Antara News

Share

Berita Terbaru

NewsSepakbola

Wow! Bola Tangan Tuhan Maradona Terjual Rp 59,47 Miliar POPULARITAS.COM – Bola yang digunakan Diego Maradona saat mencetak gol kontroversial “Tangan Tuhan” dan “Gol Abad Ini” pada Piala Dunia 1986 terjual seharga US$ 3,355 juta atau sekitar Rp 59,47 miliar dalam sebuah lelang. Bola Adidas Azteca tersebut digunakan dalam pertandingan perempat final Piala Dunia 1986 antara Argentina dan Inggris di Stadion Azteca, Mexico City, pada 22 Juni 1986. Argentina menang 2-1 berkat dua gol Maradona. Dikutip dari AS, Senin (24/8/2026), bola tersebut dilelang Heritage Auctions setelah sebelumnya menjadi salah satu memorabilia sepak bola paling bersejarah yang berada di tangan kolektor. Nilai penjualan US$ 3,355 juta masih jauh di bawah perkiraan awal sekitar US$ 10 juta. Meski demikian, Heritage Auctions menyebut penjualan itu mencetak rekor untuk memorabilia sepak bola nonjersei. Bola tersebut memiliki nilai sejarah karena digunakan dalam dua momen berbeda yang hanya terpaut empat menit. Maradona mencetak gol pertama pada menit ke-51. Dalam duel udara dengan kiper Inggris Peter Shilton, Maradona menggunakan tangannya untuk menyentuh bola hingga masuk ke gawang. Wasit asal Tunisia Ali Bin Nasser tetap mengesahkan gol tersebut karena tidak melihat pelanggaran tangan. Teknologi video assistant referee (VAR) belum digunakan pada masa itu. Maradona kemudian menyebut gol kontroversial tersebut tercipta “sedikit dengan kepala Maradona dan sedikit dengan tangan Tuhan”. Sejak saat itu, gol tersebut dikenal luas sebagai gol “Tangan Tuhan”. Empat menit berselang, Maradona kembali mencetak gol, tetapi kali ini dengan aksi individu yang kemudian dikenang sebagai “Gol Abad Ini”. Kapten Argentina tersebut menggiring bola melewati sejumlah pemain Inggris sebelum menaklukkan Shilton untuk membawa Argentina unggul 2-0. Inggris memperkecil ketertinggalan melalui Gary Lineker pada menit ke-81, tetapi Argentina tetap mempertahankan kemenangan 2-1. Bola pertandingan tersebut kemudian disimpan oleh Ali Bin Nasser selama lebih dari 3 dekade. Menurut dokumen asal-usul barang yang disertakan dalam lelang, bola itu digunakan sepanjang pertandingan dan tidak diganti, termasuk ketika Maradona mencetak kedua gol bersejarahnya. Bola yang sama sebelumnya pernah dilelang pada 2022 dan terjual sekitar US$ 2,37 juta. Barang tersebut kembali masuk pasar lelang sebelum akhirnya terjual dengan harga lebih tinggi pada Agustus 2026. Spesialis lelang Heritage Auctions Mike Provenzale menyebut bola tersebut sebagai barang yang unik dan memiliki posisi penting dalam sejarah sepak bola. “Ini benar-benar barang satu-satunya. Bisa dibilang salah satu benda sepak bola paling penting yang pernah ada,” ujarnya. Kemenangan atas Inggris membawa Argentina melaju ke semifinal. Maradona dan kawan-kawan kemudian mengalahkan Belgia sebelum menundukkan Jerman Barat di final untuk meraih gelar Piala Dunia kedua Argentina. Piala Dunia 1986 juga menjadi satu-satunya trofi Piala Dunia yang diraih Maradona sepanjang kariernya.

Tulisan Terkait
NewsSepakbola

Wow! Bola Tangan Tuhan Maradona Terjual Rp 59,47 Miliar POPULARITAS.COM – Bola yang digunakan Diego Maradona saat mencetak gol kontroversial “Tangan Tuhan” dan “Gol Abad Ini” pada Piala Dunia 1986 terjual seharga US$ 3,355 juta atau sekitar Rp 59,47 miliar dalam sebuah lelang. Bola Adidas Azteca tersebut digunakan dalam pertandingan perempat final Piala Dunia 1986 antara Argentina dan Inggris di Stadion Azteca, Mexico City, pada 22 Juni 1986. Argentina menang 2-1 berkat dua gol Maradona. Dikutip dari AS, Senin (24/8/2026), bola tersebut dilelang Heritage Auctions setelah sebelumnya menjadi salah satu memorabilia sepak bola paling bersejarah yang berada di tangan kolektor. Nilai penjualan US$ 3,355 juta masih jauh di bawah perkiraan awal sekitar US$ 10 juta. Meski demikian, Heritage Auctions menyebut penjualan itu mencetak rekor untuk memorabilia sepak bola nonjersei. Bola tersebut memiliki nilai sejarah karena digunakan dalam dua momen berbeda yang hanya terpaut empat menit. Maradona mencetak gol pertama pada menit ke-51. Dalam duel udara dengan kiper Inggris Peter Shilton, Maradona menggunakan tangannya untuk menyentuh bola hingga masuk ke gawang. Wasit asal Tunisia Ali Bin Nasser tetap mengesahkan gol tersebut karena tidak melihat pelanggaran tangan. Teknologi video assistant referee (VAR) belum digunakan pada masa itu. Maradona kemudian menyebut gol kontroversial tersebut tercipta “sedikit dengan kepala Maradona dan sedikit dengan tangan Tuhan”. Sejak saat itu, gol tersebut dikenal luas sebagai gol “Tangan Tuhan”. Empat menit berselang, Maradona kembali mencetak gol, tetapi kali ini dengan aksi individu yang kemudian dikenang sebagai “Gol Abad Ini”. Kapten Argentina tersebut menggiring bola melewati sejumlah pemain Inggris sebelum menaklukkan Shilton untuk membawa Argentina unggul 2-0. Inggris memperkecil ketertinggalan melalui Gary Lineker pada menit ke-81, tetapi Argentina tetap mempertahankan kemenangan 2-1. Bola pertandingan tersebut kemudian disimpan oleh Ali Bin Nasser selama lebih dari 3 dekade. Menurut dokumen asal-usul barang yang disertakan dalam lelang, bola itu digunakan sepanjang pertandingan dan tidak diganti, termasuk ketika Maradona mencetak kedua gol bersejarahnya. Bola yang sama sebelumnya pernah dilelang pada 2022 dan terjual sekitar US$ 2,37 juta. Barang tersebut kembali masuk pasar lelang sebelum akhirnya terjual dengan harga lebih tinggi pada Agustus 2026. Spesialis lelang Heritage Auctions Mike Provenzale menyebut bola tersebut sebagai barang yang unik dan memiliki posisi penting dalam sejarah sepak bola. “Ini benar-benar barang satu-satunya. Bisa dibilang salah satu benda sepak bola paling penting yang pernah ada,” ujarnya. Kemenangan atas Inggris membawa Argentina melaju ke semifinal. Maradona dan kawan-kawan kemudian mengalahkan Belgia sebelum menundukkan Jerman Barat di final untuk meraih gelar Piala Dunia kedua Argentina. Piala Dunia 1986 juga menjadi satu-satunya trofi Piala Dunia yang diraih Maradona sepanjang kariernya.

POPULARITAS.COM – Bola yang digunakan Diego Maradona saat mencetak gol kontroversial “Tangan...

Gelombang empat meter berpotensi terjadi di Sabang dan Aceh Barat
News

Gelombang 2,5 meter 25-28 Agustus 2026 berpeluang terjadi di Samudra Hindia barat Aceh

POPULARITAS.COM – Masyarakat dan nelayan diminta waspada, ihwal potensi terjadinya gelombang setinggi...

Peringatan Maulid 1448 hijriyah, ini pesan Gubernur Aceh Muzakir Manaf
News

Peringatan Maulid 1448 hijriyah, ini pesan Gubernur Aceh Muzakir Manaf

POPULARITAS.COM – Gubernur Aceh Muzakir Manaf sampaikan pesan tertulisnya, yang dibacakan oleh...

NewsSosial dan Budaya

Tradisi Maulid Nabi di Berbagai Daerah di Indonesia dan Ciri Khasnya

POPULARITAS.COM – Tradisi Maulid Nabi Muhammad SAW di berbagai daerah Indonesia digelar...