Home News Demokrat Desak Wacana Amendemen UUD 1954 Dihentikan
NewsPolitik

Demokrat Desak Wacana Amendemen UUD 1954 Dihentikan

Share
Share

POPULARITAS.COM – Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat Irwan mendesak agar rencana amandemen UUD 1945 yang belakangan bergulir dihentikan.

Menurutnya, amandemen tersebut tidak dibutuhkan oleh masyarakat.

“Rencana amandemen UUD NRI tahun 1945 harus dihentikan. Ngabisin baterai. Rakyat tidak butuh itu,” kata Irwan, Sabtu (4/9/2021).

Menurut Irwan, saat ini masyarakat membutuhkan makanan, vaksin, dan pekerjaan. hal ini terlihat dari mural yang tersebar di berbagai tempat.

“Lihat saja mural dimana-mana mintanya bukan amendemen tapi kirim pesan bahwa mereka lapar,” ujarnya.

Lebih lanjut, Irwan menyebut partai koalisi pemerintahan Joko Widodo terindikasi melakukan tes ombak mengenai isu amandemen UUD 1945.

Menurut Irwan, upaya partai koalisi melakukan tes ombak itu sangat jelas.

“Jelas sekali ada upaya partai koalisi pemerintah untuk lakukan itu. Pernyataan Pak Zulkifli (PAN) terakhir juga mengkonfirmasi indikasi itu,” kata Irwan.

Irwan mengakui bahwa konstitusi tidak kebal dari amandemen. Namun, saat ini, kata dia, banyak rakyat yang meninggal, ekonomi terpuruk, dan belum pulih.

Ia mengingatkan, untuk membicarakan amandemen, seharusnya diawali dengan kajian yang komprehensif, bukan dorongan hasrat dan pemaksaan kehendak.

“Bukan tiba masa, tiba hasrat, lalu ngakal-ngakali terus memaksakan kehendak karena merasa besar, itu dangerous,” ujarnya.

Sebelumnya, wacana amandemen UUD 1945 menguat terutama dalam Sidang Tahunan MPR pada 16 Agustus 2021 lalu. Sejumlah ketentuan yang digadang-gadang diubah adalah soal Pokok-pokok Haluan Negara (PPHN) dan penambahan masa jabatan presiden.

Sumber: CNN

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
EkonomiNews

Misi Dagang Aceh-Jatim Catat Transaksi Rp1,079 Triliun

POPULARITAS.COM  – Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah (Dek Fadh) menyambut baik pelaksanaan misi...

InternasionalNews

Eksekusi Mati Pezina di Tanah Suci, Hubungan Saudi dan Bangladesh Memanas

POPULARITAS.COM –  Hubungan bilateral Bangladesh dan Kerajaan Arab Saudi tengah diuji. Baru-baru...

News

Satgas PRR Aceh Paparkan Progres Pemulihan Pascabencana di Berbagai Sektor Strategis

POPULARITAS.COM –  Pemerintah menegaskan akan terus mengoptimalkan upaya percepatan pemulihan Aceh pascabencana...

News

3 Hal yang Disampaikan Sekjen PBB Saat Bertemu Prabowo

POPULARITAS.COM – Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)...