Home News Dinkes temukan delapan kasus HIV di Aceh Timur, satu orang meninggal dunia
News

Dinkes temukan delapan kasus HIV di Aceh Timur, satu orang meninggal dunia

Share
HIV/AIDS di Banda Aceh mengkhawatirkan, tahun 2023 terdapat 198 kasus
Ilustrasi tes HIV. (net)
Share

POPULARITAS.COM – Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Timur mencatat sebanyak delapan kasus human immunodeficiency virus (HIV) atau virus yang merusak kekebalan tubuh di kabupaten itu sepanjang 2022.

“Sejak Januari hingga November 2022, ada delapan kasus HIV dan seorang di antaranya dilaporkan meninggal dunia,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Timur, Sondang, dikutip dari laman Antara, Jumat (25/11/2022).

Sondang mengatakan pihaknya juga telah melakukan berbagai langkah seperti melakukan tes atau skrining untuk mengetahui antibodi terhadap virus mematikan dan belum ada obatnya.

Menurut Sondang, skrining tidak hanya dilakukan untuk kelompok maupun komunitas tertentu saja, tetapi juga ibu hamil serta masyarakat umum lainnya.

Skrining, kata Sondang, merupakan upaya pencegahan agar HIV tidak menular kepada orang lainnya. Penularan HIV hanya bisa melalui kontak dengan darah yang terinfeksi, serta cairan alat kelamin.

“Selain skrining atau deteksi, kami juga menggencarkan sosialisasi pada remaja terkait pencegahan dan penanganan kasus HIV,” kata Sondang menyebutkan.

Sementara itu, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Zubir Mahmud Kabupaten Aceh Timur Edi Gunawan mengatakan pihaknya menangani enam pasien HIV sejak enam bulan terakhir.

“Ada enam pasien yang telah kami tangani yaitu seorang wanita dan lima laki-laki. Pasien HIV tersebut merupakan warga Aceh Timur dan Banda Aceh. Saat ini, enam pasien tersebut sudah dipulangkan dan hanya rawat jalan,” kata Edi Gunawan.

Orang yang terinfeksi HIV memiliki gejala seperti flu, demam, sakit tenggorokan, dan kelelahan. Kemudian penyakit ini biasanya tanpa gejala sampai berkembang menjadi AIDS (acquired immunodeficiency syndrome).

Gejala AIDS termasuk penurunan berat badan, demam atau berkeringat saat malam, kelelahan, dan infeksi berulang. Tidak ada obat untuk AIDS, tetapi kepatuhan ketat mengonsumsi obat dapat mencegah infeksi sekunder dan komplikasi.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
Raih penghargaan Pemred Award 2026, Bank Aceh komit bangun komunikasi publik terbuka dan akuntable
News

Raih penghargaan Pemred Award 2026, Bank Aceh komit bangun komunikasi publik terbuka dan akuntable

POPULARITAS.COM – PT Bank Aceh Syariah terus berkomitmen untuk bangun komunikasi publik...

NewsSepakbola

4 Pemimpin Dunia Hadiri Final Piala Dunia 2026

POPULARITAS.COM – Sejumlah presiden dan pemimpin dunia dikabarkan akan menghadiri laga final...

NewsSosial dan Budaya

Film Takkan Kubiarkan Kau Menangis, Drama Ibu dan Anak Sarat Emosi

POPULARITAS.COM – Industri perfilman Indonesia kembali menghadirkan drama keluarga melalui film Takkan Kubiarkan...

NewsStyle

Jumlah Followers Hotman Paris Langsung Berkurang Seusai Jadi Pengacara Febrie

POPULARITAS.COM – Keputusan pengacara kondang Hotman Paris Hutapea menjadi kuasa hukum eks...