Home News DPR Minta Kemanag Susun Anggaran 2021 Concern Madrasah Swasta
News

DPR Minta Kemanag Susun Anggaran 2021 Concern Madrasah Swasta

Share
DPR Minta Kemanag Susun Anggaran 2021 Concern Madrasah Swasta
Anggota Komisi VIII DPR Bukhori Yusuf (ANTARA/ HO)
Share

POPUALARITAS.COM – Anggota Komisi VIII DPR RI, Bukhori Yusuf, mengusulkan Kementerian Agama menyusun anggaran tahun 2021 dengan “concern” terhadap permasalahan yang dihadapi madrasah swasta saat ini.

“Dalam rangka merespons situasi krisis COVID-19, Kemenag perlu betul-betul memayungi dan memihak pada madrasah swasta. Pasalnya, menurut data Direktur KSSK Madrasah Kemenag pada 2019, sekitar 95 persen atau sebanyak 50.479 madrasah yang tersebar di Indonesia merupakan milik swasta,” ujar Bukhori dalam pernyataan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu (23/9/2020) dilansir Antara.

Bukhori memandang Kemenag perlu mencerminkan sense of crisis dalam penyusunan anggaran bantuan operasional pendidikan untuk tahun 2021.

Ia menilai basis dari pola penganggaran Kemenag Tahun Anggaran 2021 yang dipresentasikan oleh Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid saat rapat kerja Komisi VIII DPR RI di Senayan, Jakarta, Rabu (23/9/2020) tadi, masih terjebak dalam basis penganggaran dalam situasi normal.

Bukhori mendorong Kementerian Agama segera mengajukan anggaran senilai Rp2,6 hingga Rp3 triliun untuk dimasukkan dalam pagu indikatif Kementerian pada tahun 2021 sebagai bentuk kehadiran negara bagi madrasah, pesantren swasta, dan sejenisnya.

Selain itu, Bukhori juga meminta bantuan operasional bagi madrasah menjadi anggaran tetap untuk seterusnya, sebagaimana pada Tahun Anggaran 2020 lalu yang memberi bantuan kepada 20.000 pesantren.

Ia juga kembali mengingatkan agar pada Tahun Anggaran 2021, tidak ada lagi pemotongan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Lebih lanjut, Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera itu juga menerima aspirasi dari masyarakat terkait sejumlah lembaga pendidikan Islam seperti madrasah, pesantren, dan TPQ yang belum memiliki legalitas.

Ia meminta kepada Kementerian Agama agar lembaga tersebut bisa dibantu dalam memperoleh legalitas hukum sehingga bisa mengakses bantuan dari pemerintah terkait biaya operasional.

Terakhir, anggota Badan Legislasi DPR RI itu meminta Wamenag untuk meninjau kembali program Penceramah Bersertifikat, mengingat cukup marak dikritik oleh para dai di akar rumput.

“Kami berharap program yang kadung diluncurkan tersebut bisa ditinjau kembali supaya bisa mengambil hati masyarakat di saat pandemik,” tukasnya.[acl]

Share

1 Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
HeadlineNewsSepakbola

Torres Antar Spanyol Juara Dunia 2026

POPULARITAS.COM – Kesabaran, disiplin, dan kecerdasan taktik akhirnya membawa Spanyol kembali ke...

InternasionalNews

AS Cabut Larangan TikTok di Perangkat Pemerintah setelah Restrukturisasi

POPULARITAS.COM – Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) menyatakan, aturan yang mewajibkan penghapusan...

EkonomiNews

Bertemu Menlu Wang Yi, Menko Airlangga Dorong Kemitraan Strategis hingga Investasi Hijau

POPULARITAS.COM – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto menggelar pertemuan...

InsfrastrukturNews

Pemerintah Aceh Percepat Kegiatan Tambahan TKD Pemulihan Pascabencana Hidrometeorologi

POPULARITAS.COM – Pemerintah Aceh terus mempercepat pelaksanaan kegiatan Tambahan Transfer ke Daerah...