POPULARITAS.COM – Perancis, Spanyol, dan sejumlah negara di Eropa Barat serta Eropa Tengah memperingatkan adanya cuaca panas tingkat tinggi (red heat alerts) di wilayah mereka.
Para peramal cuaca memperkirakan adanya gelombang panas membuat suhu terus meningkat mencapai titik puncaknya hingga 40 derajat Celsius pada pertengahan pekan ini.
Di Perancis, lebih dari separuh wilayah berada dalam status peringatan cuaca panas. Pada Senin (22/6/2026), suhu di Bordeaux tercatat mencapai 42 derajat Celsius.
Menurut badan meteorologi Meteo-France, ratusan sekolah ditutup akibat suhu yang terus meningkat. Sementara itu, peringatan serupa juga telah dikeluarkan oleh otoritas di Jerman, Italia, Swiss, dan Luksemburg.
Dilansir dari BBC, Selasa (23/6/2026), kenaikan suhu dipicu oleh massa udara panas yang bergerak ke utara dari Gurun Sahara dan memerangkap udara panas di sejumlah wilayah Eropa. Para peramal cuaca memperkirakan kondisi tersebut dapat memicu salah satu gelombang panas terpanjang dalam beberapa tahun terakhir.
Gelombang panas yang terjadi pekan ini diketahui dipicu pergerakan massa udara panas dari Gurun Sahara ke arah utara
Kondisi tersebut menyebabkan udara panas terjebak di wilayah Eropa Barat dan Eropa Tengah sehingga suhu meningkat secara signifikan.
Para ilmuwan menyebut gelombang panas yang berulang sebagai salah satu indikator pemanasan global. Meteo-France mencatat, dari 51 gelombang panas yang terjadi di Perancis sejak 1947, sebanyak 34 terjadi sejak tahun 2000 dan 2026 di antaranya sejak 2011. Di Spanyol, badan meteorologi Aemet memperingatkan suhu saat ini 5-10 derajat Celsius lebih tinggi dibandingkan kondisi normal untuk periode ini.
Beberapa wilayah diperkirakan mencapai 44 derajat Celsius.
Sementara itu, Italia mengeluarkan peringatan cuaca panas tingkat tertinggi untuk 12 kota, termasuk Milan, Turin, Venesia, Bologna, Florence, dan Roma setelah beberapa hari mengalami suhu di atas 35 derajat Celsius.
Gelombang panas telah menyebabkan berbagai gangguan di sejumlah negara Eropa. Di Perancis, sebanyak 845 sekolah ditutup dan sekitar 1.800 sekolah lainnya memperbolehkan siswa pulang lebih awal.
Suhu di Paris diperkirakan mencapai 41 derajat Celsius pada Rabu (23/6/2026).
Secara keseluruhan, sekitar 63 juta orang terdampak gelombang panas di Perancis. Di kota Carpentras, Perancis selatan, dua anak berusia dua dan empat tahun ditemukan meninggal dunia di dalam mobil keluarga mereka. Jaksa setempat mengatakan penyebab kematian masih diselidiki, tetapi kemungkinan berkaitan dengan gelombang panas.
Pemerintah Perancis juga mengimbau masyarakat tidak berenang di lokasi tanpa pengawasan seperti sungai dan danau setelah 13 orang dilaporkan meninggal akibat tenggelam selama akhir pekan. Sementara itu, lima orang meninggal dalam kecelakaan saat berenang di Jerman ketika suhu mencapai 38 derajat Celsius.








Leave a comment