Home News Gunung Anak Krakatau kembali mengalami erupsi
NewsPolitik

Gunung Anak Krakatau kembali mengalami erupsi

Share
PVMBG merekam aktivitas erupsi berupa semburan abu setinggi tiga kilometer yang keluar dari kawah Gunung Anak Krakatau di Lampung Selatan, Provinsi Lampung, Sabtu (10/6/2023). (ANTARA/HO-PVMBG)
Share

POPULARITAS.COM – Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda, wilayah Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, kembali mengalami erupsi pada Selasa (5/12/2023) sore.

Menurut informasi yang disiarkan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), erupsi yang terjadi pada pukul pukul 16.25 WIB terekam di seismograf memiliki amplitudo maksimum 70 milimeter dan durasi lebih kurang 49 detik.

Tinggi kolom letusan Gunung Anak Krakatau menurut PVMBG sekitar 1.000 meter di atas puncak atau sekitar 1.157 meter di atas permukaan laut.

Kolom abu yang keluar dari gunung api itu dilaporkan tebal dan berwarna kelabu, mengarah ke arah barat laut.

Gunung Anak Krakatau pada Selasa pukul 12.56 WIB juga dilaporkan mengalami erupsi dengan tinggi kolom letusan kurang lebih 1.000 meter di atas puncak atau sekitar 1.157 meter di atas permukaan laut.

Erupsi yang terekam di seismograf memiliki amplitudo maksimum 60 mm dan durasi 120 detik itu menimbulkan kolom abu berwarna kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal ke arah barat laut.

Pada Selasa dini hari, pukul 04.38 WIB, Gunung Anak Krakatau dilaporkan mengalami erupsi dan mengeluarkan abu tebal hitam ke arah barat laut.

Kepala Pos Pantau Gunung Anak Krakatau di Hargopancuran, Lampung Selatan, Andi Suardi, mengatakan bahwa permukiman warga yang paling dekat dengan Gunung Anak Krakatau berada di Pulau Sebesi.

Andi mengimbau warga dan nelayan untuk tidak mendekati area dalam radius lima kilometer dari kawah aktif Gunung Anak Krakatau.

“Saat ini Gunung Anak Krakatau berada pada Level III, Siaga,” katanya.

Pelaksana Tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Selatan Aflah Efendi pun sudah mengimbau warga yang tinggal di daerah pesisir dan Pulau Sebesi untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi dampak erupsi Gunung Anak Krakatau.

Menurut dia, hingga saat ini belum ada laporan mengenai dampak erupsi Gunung Anak Krakatau pada permukiman warga di daerah sekitarnya. (ant)

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
NewsWisata

Taiwan Kembangkan Wisata Ramah Muslim untuk Bidik Wisatawan Indonesia,

POPULARITAS.COM – Taiwan semakin gencar mempromosikan sektor pariwisatanya di Indonesia. Momentum libur...

News

Pemerintah Masih Membahas Mekanisme Perpanjangan Dana Otsus Aceh

POPULARITAS.COM – Perpanjangan Dana Otonomi khusus Aceh masih menjadi pembahasan pemerintah pusat...

News

Pemerintah Aceh Dukung Pengalihan Guru P3K ke Pusat

POPULARITAS.COM – Pemerintah Provinsi Aceh melalui Dinas Pendidikan Aceh mendukung kebijakan status...

News

Pemerintah Bentuk Desk Koordinasi Aceh di Bawah Kemenko Polkam

POPULARITAS.COM – Pemerintah Aceh mendukung penuh rencana pembentukan Desk Koordinasi Aceh di...