Home Kesehatan IDAI Jelaskan Perbedaan Kritis Nipah dan Flu Biasa
KesehatanNews

IDAI Jelaskan Perbedaan Kritis Nipah dan Flu Biasa

Share
Kenali gejala awal flu Nipah. Poto: Ilustrasi | HO
Share

POPULARITAS.COM – Gejala awal virus Nipah kerap menyerupai flu biasa sehingga sulit dikenali sejak dini. Anggota Unit Kerja Koordinasi Infeksi Penyakit Tropik Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Prof. Dr. Dominicus Husada, mengatakan banyak kasus Nipah terlambat terdeteksi karena keluhannya tampak ringan di awal.

“Pada tahap awal, Nipah bisa terlihat seperti flu biasa, tetapi perjalanannya bisa memburuk dengan cepat,” ujar Dominicus dalam webinar “Mengenal dan Mewaspadai Nipah” Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), yang diikuti Kompas.com, Kamis (29/1/2026).

IDAI mengingatkan masyarakat perlu memahami perbedaan gejala agar tidak terlambat mencari pertolongan medis.

Berikut adalah perbedaan gejala flu biasa dan gejala virus Nipah yang perlu diketahui.

Gejala awal sama, perjalanan penyakit berbeda. Dominicus menjelaskan bahwa baik virus Nipah maupun flu biasa sama-sama dapat diawali dengan demam, sakit kepala, nyeri otot, dan rasa tidak enak badan.

“Di fase awal, keluhannya hampir sama, sehingga wajar jika masyarakat menganggapnya flu biasa,” katanya. Perbedaan utama, menurut Dominicus, terletak pada kecepatan dan arah perkembangan penyakit.

Pada flu biasa, gejala umumnya akan membaik dalam beberapa hari dengan istirahat dan pengobatan simptomatik. Sebaliknya, virus Nipah justru dapat menunjukkan perburukan kondisi dalam waktu singkat.

“Pada Nipah, setelah demam awal, kondisi bisa berkembang menjadi gangguan saraf atau pernapasan,” ujar Dominicus. Ia menegaskan bahwa flu jarang menyebabkan gangguan kesadaran atau kejang, sedangkan Nipah memiliki kecenderungan menyerang sistem saraf pusat.

Dominicus menyebutkan bahwa penurunan kesadaran merupakan tanda penting yang membedakan virus Nipah dari flu biasa. “Pasien Nipah bisa menjadi linglung, tampak seperti orang mabuk, hingga tidak sadar,” katanya. Gejala ini menandakan radang otak atau ensefalitis yang tidak ditemukan pada flu biasa. Sesak napas berat perlu diwaspadai Selain gangguan saraf, virus Nipah juga dapat menyebabkan gangguan pernapasan berat.

Pasien dapat mengalami sesak napas akibat infeksi paru yang berkembang cepat. “Sesak pada Nipah bisa memburuk dan membutuhkan alat bantu napas, sementara pada flu biasanya ringan,” ujar Dominicus. Ia menekankan bahwa perburukan pernapasan merupakan tanda kegawatan medis.

Ketua Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia, dr. Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A., Subsp.Kardio(K), mengingatkan masyarakat untuk tidak menunda pemeriksaan medis jika gejala flu disertai tanda-tanda yang tidak biasa.

“Demam yang disertai penurunan kesadaran, kejang, atau sesak napas bukan flu biasa dan harus segera diperiksa,” ujar Piprim dalam webinar yang sama. Ia juga meminta masyarakat menyampaikan riwayat kontak dengan hewan atau konsumsi makanan berisiko kepada tenaga kesehatan.

IDAI menegaskan bahwa pemahaman perbedaan gejala bertujuan meningkatkan kewaspadaan, bukan menimbulkan ketakutan.

Menurut Dominicus, mengenali tanda bahaya sejak dini akan membantu penanganan lebih cepat dan tepat. “Yang penting adalah waspada sejak awal, bukan panik,” ujarnya

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
HeadlineNewsSepakbola

Torres Antar Spanyol Juara Dunia 2026

POPULARITAS.COM – Kesabaran, disiplin, dan kecerdasan taktik akhirnya membawa Spanyol kembali ke...

InternasionalNews

AS Cabut Larangan TikTok di Perangkat Pemerintah setelah Restrukturisasi

POPULARITAS.COM – Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) menyatakan, aturan yang mewajibkan penghapusan...

EkonomiNews

Bertemu Menlu Wang Yi, Menko Airlangga Dorong Kemitraan Strategis hingga Investasi Hijau

POPULARITAS.COM – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto menggelar pertemuan...

InsfrastrukturNews

Pemerintah Aceh Percepat Kegiatan Tambahan TKD Pemulihan Pascabencana Hidrometeorologi

POPULARITAS.COM – Pemerintah Aceh terus mempercepat pelaksanaan kegiatan Tambahan Transfer ke Daerah...

Exit mobile version