Home News Ini Sosok Wanita yang Dipercaya Gen Z Bawa Nepal Keluar dari Chaos
News

Ini Sosok Wanita yang Dipercaya Gen Z Bawa Nepal Keluar dari Chaos

Share
Mantan Ketua Mahkamah Agung Nepal, Sushila Karki. Poto : HO | Deccan Herald
Share

POPULARITAS.COM – Para pengunjuk rasa di Nepal memilih mantan Ketua Mahkamah Agung, Sushila Karki, sebagai perdana menteri sementara. Mereka berharap sikap moderat dan rekam jejak antikorupsinya mampu menyatukan bangsa yang tengah dilanda krisis politik dan sosial.

Jenderal Ashok Raj Sigdel, panglima tentara Nepal, menggelar pertemuan pada 10 September dengan pejabat penting serta “perwakilan Gen Z”, sebutan bagi gerakan protes anak muda yang belum memiliki kepemimpinan jelas.

“Saat ini, Sushila Karki adalah nama yang diusulkan untuk memimpin pemerintahan sementara. Kami menunggu keputusan Presiden,” ujar Rakshya Bam, seorang aktivis yang menghadiri pertemuan pada Kamis (11/9/2025) waktu setempat.

Nepal mengalami kekacauan sejak 8 September 2025, ketika puluhan ribu demonstran, mayoritas generasi muda, turun ke jalan memprotes larangan media sosial dan menuntut pembubaran pemerintah. Aksi berubah ricuh setelah polisi melepaskan tembakan yang menewaskan 20 orang, membuat situasi semakin tidak terkendali.

Krisis makin dalam setelah Perdana Menteri Sharma Oli bersama sejumlah pejabat kabinet mengundurkan diri. Gelombang anarki, pembakaran, dan kekerasan memaksa militer menerapkan jam malam serta menurunkan pasukan di berbagai kota.

Sosok Sushila Karki

Karki (73 tahun), dikenal sebagai sosok netral, tidak berafiliasi dengan partai politik, serta tegas melawan korupsi. Latar belakang hukumnya dianggap penting untuk menjaga stabilitas hukum dan ketertiban.

Lahir di Biratnagar pada Juni 1952, Karki menempuh pendidikan ilmu politik di Universitas Hindu Banaras (1975) dan hukum di Universitas Tribhuvan (1978). Ia memulai karier sebagai pengacara, lalu diangkat menjadi hakim Mahkamah Agung pada 2009, hingga akhirnya menjabat sebagai Ketua Mahkamah Agung perempuan pertama Nepal pada 2016.

Selama masa jabatannya, Karki dikenal berani mengambil keputusan sulit, termasuk memperketat wewenang badan antikorupsi serta memenjarakan pejabat tinggi yang terjerat korupsi. Ia juga kerap memperjuangkan hak perempuan dan menulis buku tentang kesetaraan gender.

Meskipun sempat menghadapi mosi pemakzulan pada 2017, reputasi integritas dan independensinya membuat Karki dihormati. Dukungan kini datang dari berbagai kalangan, termasuk Wali Kota Kathmandu Balendra Shah dan mantan kepala Dewan Listrik Nepal Kul Man Ghising.

Menurut para analis, dukungan generasi muda terhadap Karki menunjukkan hilangnya kepercayaan pada politisi tradisional. Mereka menginginkan sosok netral yang mampu membawa perubahan nyata.

Karki telah menyatakan kesediaannya menjabat sebagai perdana menteri sementara. “Situasinya sangat sulit. Kami akan bekerja sama untuk pembangunan Nepal. Kami berusaha membuka awal baru bagi negara ini,” ujar Karki.

Kini, keputusan resmi menunggu persetujuan Presiden Nepal, Ram Chandra Paudel.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Mualem Intruksikan Distanbun Pacu Penanganan Petani Terdampak Bencana

POPULARITAS.COM – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), mengarahkan Pelaksana Tugas Kepala Dinas...

News

Bupati Sibral Malasyi Tunjuk Rahmat Rizal Sebagai Plt Kadis Pertanahan Pidie Jaya

POPULARITAS.COM – Bupati Sibral Malasyi menunjuk Kepala Bagian Hukum Rahmat Rizal sebagai...

Ribuan ASN Pemrov Aceh akan dikirim ke Aceh Tamiang
News

Kemenag Pulihkan 776 Rumah Ibadah Lintas Agama Pascabencana Sumatera

POPULARITAS.COM – Kementerian Agama (Kemenag) memulihkan sedikitnya 776 rumah ibadah lintas agama...

NewsSyariat Islam

Plt. Sekda Lepas Kafilah Aceh Mengikuti MTQ Tingkat Nasional ke-31

POPULARITAS.COM – Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Taufik, secara resmi...